Pilih Bahasa :

PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA

Tanggal Berdiri : 1945 - 11 - 25

Sejarah

57. WANITA PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA
(PGRI)

SEJARAH DAN PERKEMBANGAN ORGANISASI

Sejalan dengan berdirinya PGRI pada tanggal 25 November 1945,
maka guru-guru wanita pada waktu itu tergabung pula dalam segala
kegiatan dan program PGRI. Tahun demi tahun kemajuan para
wanita diseluruh dunia dan juga di Indonesia makin meningkat, demikian
juga para guru wanita turut maju dan aktif dalam segala kegiatan yang ada.

Pada kongres XVI yang berlangsung di Jakarta tanggal 16 sampai dengan
21 Juli 1984 diputuskan antara lain bahwa PGRI akan berpartisipasi aktif
dalam usaha nasional, yaitu “Peningkatan Peranan Wanita Indonesia dalam pembangunan di
segala Bidang” yang dipedomani oleh kebijaksanaan sebagaimana tertuang dalam GBHN 1983
dan Repelita IV.

Untuk mencapai efektifitas maksimal, yaitu kerjasama yang erat dan terpadu dengan
lembaga-lembaga masyarakat yang relevan, khususnya dengan organisasi wanita, maka kongres
XVI PGRI telah membenarkan tampilnya unsur anggota wanita dalam kancah pergerakan
wanita dibawah nama “Wanita PGRI”. Ini tidak berarti guru wanita akan memisahkan diri
dari PGRI, kedalam ia tetap solider dengan teman sejawatnya pria dalam wadah PGRI. Hanya
untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan keluar maka guru wanita tampil dengan nama “Wanita
PGRI”.

Pada tanggal 20 Mei 1988 resmi Wanita PGRI diterima sebagai anggota Kowani dengan
Surat Keputusan Nomor Skep 19/Kowani/V/1986 tentang penerimaan anggota baru DPP
Kowani. Sejak saat itulah Wanita PGRI aktif mengikuti segala kegiatan Kowani bersama-sama
dengan organisasi kewanitaan lainnya yang tergabung dalam Kowani.

VISI DAN MISI ORGANISASI

1. Visi.
a. Mewujudkan cita-cita proklamasi kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia
tanggal 17 Agustus 1945, dan mempertahankan mengamankan serta mengamalkan Pancasila
dan Undang-Undang Dasar 1945 sesuai hakikat Orde Baru.
b. Berperan secara aktif mencapai tujuan nasional dalam mencerdaskan kehidupan bangsa
sesuai dengan kebijakan pemerintah.
c. Mempertinggi kesadaran, sikap, mutu, kemampuan profesi guru dan kesetiakawanan
organisasi serta meningkatkan kesejahteraan guru/anggota PGRI.

2. Misi
a. Meningkatkan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
b. Membela, mempertahankan, mengamankan dan mengamalkan Pancasila.
c. Mempertahankan dan melestarikan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
d. Berusaha secara terus menerus meningkatkan integritas bangsa serta menjaga tetap
terjaminnya dan terpeliharanya keutuhan, kesatuan dan persatuan bangsa sebagai
perwujudan wawasan nusantara.
e. Mempersatukan semua guru dan tenaga kependidikan disemua lembaga pendidikan guna
meningkatan pengabdiannya dan peserta didalam pembangunan nasional.
f. Mengadakan hubungan kerja sama dengan lembaga-lembaga pendidikan dan kebudayaan.
g. Memelihara membina dan mengembangkan kebudayaan nasional serta memelihara
kebudayaan daerah dalam rangka memperkaya kebudayaan nasional.
h. Menyelenggarakan dan membina anak lembaga PGRI.

Informasi Lainnya

STRUKTUR ORGANISASI DAN FOKUS KEGIATAN 1. Kepengurusan. a. Pengurus Pusat : Berkedudukan di Jakarta b. Pengurus Daerah : 27 c. Pengurus Cabang : 295 d. Pengurus Ranting : 3395 2. Keanggotaan. Jumlah anggota diperkirakan : 1.400.000 Orang 3. Kegiatan. Fungsional, Profesi, Sosial, Kemasyarakatan. 4. Yayasan yang dikelola. Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan PGRI (YPLP-PGRI) IDENTITAS ORGANISASI 1. Nama Organisasi : Wanita PGRI. 2. Alamat kantor : Jl. Tanah Abang III/24, Jakarta 10160 Telp : 021 – 3849858, 3841121 3. Tahun Berdiri : 25 November 1945 4. Tahun Masuk Kowani : 1986