Pilih Bahasa :

PII

Tanggal Berdiri : 1950

Sejarah

50. PERSATUAN ISTRI INSINYUR INDONESIA
(PIII)

SEJARAH DAN PERKEMBANGAN ORGANISASI

Organisasi para isti insinyur Indonesia berawal dari dorongan untuk
mengukuhkan tali persahabatan itu terasa makin kuat sekitar tahun
1948 di Yogyakarta, yaitu pada saat-saat keadaan didaerah Republik
Indonesia makin gawat, menjelang serbuan militer Belanda yang terjadi pada
bulan Desember tahun itu. Kehidupan terasa makin berat disebabkan politik
pengepungan dan isolasi yang dilakukan oleh tentara Belanda keperluan yang
ingin menjajah Indonesia lagi. Bahan-bahan keperluan hidup makin langka dan
inilah merupakan dorongan untuk saling membantu.

Atas prakarsa sekelompok istri insinyur maka terbentuklah suatu perkumpulan yang diberi
nama Isteri Insinyur Indonesia. Rapat pembentukan pada suatu saat di tahun 1984 itu dilangsungkan
dirumah kediaman Ibu Djuanda di Jl. Cemara, Jetis, Yogyakarta.
Pada tahun-tahun 1950-an bermunculan organisasi-organisasi Istri Insinyur Indonesia di berbagai
tempat di Indonesia antara lain di Jakarta, Bogor, Surabaya, Bandung, Semarang, Palembang, Medan
dan sebagainya Pada tahun 1953 Jakarta dikukuhkan kepengurusan III dengan ketua pertama Ibu
Djuanda

Melihat akan potensi kepengurusan yang ada di Jakarta dan perkumpulan istri insinyur diberbagai
kota lain itu, timbul gagasan untuk menyelenggarakan Konperensi penyatuan dari perkumpulanperkumpulan
tersebut, sehingga menjadi organisasi yang seragam dan tingkat nasional, berstruktur
pengurus pusat dan cabang-cabang. Organisasi ini sangat erat hubungannya dengan PII yang terwujud
dalam berbagai ketentuan, antara lain Cabang Persatuan Istri Insinyur Indonesia (PIII) didirikan dimana
ada cabang PII, dan anggota PIII adalah istri seorang insinyur yang menjadi anggota PII.

Setelah dicapai peretujuan dimulailah usaha menghubungi perkumpulan-perkumpulan istri
insinyur yang ada melalui cabang-cabang PII, di Jakarta dibentuk Panitia Penyenggara Konperensi
yang terdiri dari kurang lebih 30 orang istri insinyur, yang semuanya dengan penuh semangat mengurus
penginapan, transportasi dan lain-lain sarana fisik konferensi. Konferensi dilangsungkan di gedung
pendidikan dan latihan Departemen Kesehatan di Jl. Hang Jebat (Kebayoran Baru) selama 2 hari, yaitu
tanggal 21 dan 22 November 1967, dipimpin oleh Ibu Salyo, SH Pada Kongres I tahun 1972,
Kongres ke I disusun “Delapan Aspek Kegiatan PIII” yang menjabarkan orientasi dan dimensi kegiatan
PIII.

VISI DAN MISI ORGANISASI

1. Visi.
Meningkatkan peran dan potensi istri Insinyur Indonesia untuk menyejahterakan keluarga pada
khususnya dan masyarakat pada umumnya.

2. Misi.
a. Menggalang persatuan dan kesatuan dikalangkan Istri Insinyur Indonesia pada khususnya
dan wanita Indonesia pada umumnya.
b. Membina anggota keluarga untuk meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan YME.
c. Mendorong para anggota dan keluarga untuk lebih memperluas ilmu pengetahuan dan
teknologi.
d. Meningkatkan kepedulian sosial dan lingkungan.

Informasi Lainnya

STRUKTUR ORGANISASI DAN FOKUS KEGIATAN 1. Kepengurusan. a. Pengurus Pusat : berkedudukan di Jakarta b. Pengurus Daerah : 15 c. Pengurus Cabang : 18 d. Pengurus Ranting : 14 2. Keanggotaan. Jumlah anggota diperkirakan : 6.000 orang. 3. Kegiatan. Fungsional, Kemasyarakatan. 4. Yayasan yang dikelola. “Yayasan Beasiswa Keluarga Insinyur Indonesia” yang didirikan pada tanggal 24 April 1978 dengan Akte Notaris Harapan No.8. IDENTITAS ORGANISASI 1. Nama Organisasi : Persatuan Istri Insinyur Indonesia. 2. Alamat kantor : Jl. Mekar Baru II/85, Ciputat, Jakarta 15419 Tlp : 021 – 7490338, 7690316, 4892023 Fax : 021 - 7424002 3. Tahun Berdiri : 1951 4. Tahun Masuk Kowani : 1980