Pilih Bahasa :

IKATAN ISTRI DOKTER INDONESIA

Tanggal Berdiri : 1954 - 12 - 22

Sejarah

31. IKATAN ISTRI DOKTER INDONESIA
(IIDI)

SEJARAH DAN PERKEMBANGAN ORGANISASI

Sejarah Ikatan Isteri Dokter Indonesia berawal pada zaman Belanda sebagai
bagian dari Istri Persatuan Dokter-Dokter Indonesia (Afdeling Dames
Vereniging voor Indonesiche Geneeskundigen).

Setelah Kemerdekaan Indonesia, terdorong oleh tekad untuk bersatu dan
mempererat tali kekeluargaan antar para istri dokter, dibeberapa kota didirikan
organisasi khusus bagi para istri dokter, antara lain di Jakarta (Bhakti), Semarang,
Bandung, Solo dan Surabaya (Persatuan Janda-Janda Dokter).
Dengan ijin Tuhan Yang Maha Esa, guna mewujudkan cita-cita luhur maka atas prakarsa Dr. R.
Suharto (Ketua Umum PB IDI) pada Muktamar Ikatan Dokter Indonesia di Semarang tanggal 22 Desember
1954, didirikan Ikatan Isteri Dokter Indonesia yang merupakan sebuah wadah yang menghimpun
para istri dan warakawuri dokter Indonesia, bersifat nasional, berasaskan Pancasila berdasarkan
kekeluargaaan yang bersifat sosial dan gotong royong.

Pada konferensi Ikatan Isteri Dokter Indonesia pertama di Jakarta tanggal 26-29 Juni 1956
dibentuk Pusat Pimpinan Sementara Ikatan Isteri Dokter Indonesia dengan Ketua Sementara Ny. H.S.
Sutarman dan tersusun Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Sementara.

Pada Konferensi Ikatan Isteri Dokter Indonesia kedua di Jakarta tanggal 6-9 Maret 1959, diputuskan
konferensi kedua menjadi Muktamar I Ikatan Isteri Dokter Indonesia. Pusat Pimpinan Sementara
Ikatan Isteri Dokter Indonesia disahkan menjadi Pengurus Besar Ikatan Isteri Dokter Indonesia,
yang disingkat PB IIDI, dengan Ketua Ny. Boentaran Martoatmodjo. Anggaran Dasar dan Anggaran
Rumah Tangga Sementara disahkan menjadi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Ikatan
Isteri Dokter Indonesia. Pada Muktamar II Ikatan Isteri Dokter Indonesia dan seterusnya, Anggaran
Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Ikatan Isteri Dokter Indonesia mengalami penyempurnaan yang
disesuaikan dengan situasi dan kondisi pada saat itu.

VISI DAN MISI ORGANISASI

1. Visi
Ikatan Isteri Dokter Indonesia merupakan sarana untuk turut berperan serta dalam mewujudkan
masyarakat sehat dan sejahtera, bersifat kekeluargaan, sosial dan gotong royong, serta berasaskan
Pancasila dan berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945.
2. Misi
a. Menghimpun para Istri Dokter dan Warakawuri Dokter Indonesia untuk berperan serta aktif
dalam kegiatan organisasi.
b. Menunjang kegiatan IDI dalam bidang medik sosial.
c. Memberdayakan kemandirian perempuan untuk mencapai kesetaraan gender.
d. Menyalurkan aspirasi Anggota IIDI dalam menanggapi berbagai masalah medik sosial
khususnya yang dialami oleh kaum perempuan dan anak-anak.
e. Menjalin hubungan kerja sama yang baik dengan Organisasi Wanita lainnya yang mempunyai
tujuan sama.
f. Menciptakan Generasi Penerus Bangsa yang teguh di dalam IMTAQ (Iman dan Taqwa)
serta tangguh dalam IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi).

Informasi Lainnya

STRUKTUR ORGANISASI DAN FOKUS KEGIATAN 1. Kepengurusan a. Pengurus Besar : Berkedudukan di Jakarta b. Jumlah Pengurus Cabang : Berkedudukan di cabang-cabang 2. Keanggotaan Jumlah Cabang : 138 cabang Jumlah Anggota : 5.275 orang 3. Kegiatan Sosial medik dan kemasyarakat. IDENTITAS ORGANISASI 1. Nama Organisasi : Ikatan Istri Dokter Indonesia. 2. Alamat kantor : Jl. Dr. G.S.S.J. Ratulangi No.29, Jakarta Pusat 10350. Telp : 021-3150679 Website : www.iidi.or.id 3. Tahun Berdiri : 22 Desember 1954 4. Tahun Masuk Kowani : 1964