Pilih Bahasa :

PERWARI

Tanggal Berdiri : 1945 - 12 - 17

Sejarah

5. PERSATUAN WANITA REPUBLIK INDONESIA (PERWARI)

SEJARAH DAN PERKEMBANGAN ORGANISASI


Perwari didirikan tanggal 17 Desember 1945 sebagai hasil peleburan
organisasi Perwari dan WANI, menjadi satu organisasi yang bersifat
Nasional. Kongres Wanita Indonesia dalam alam kemerdekaan untuk
pertama kalinya diadakan di Klaten. Pada tanggal 16 dan 17 Desember 1945,
dengan tujuan menemukan wadah untuk menampung semua kekuatan wanita
dalam menghadapi perang kemerdekaan.

Terbentuknya organisasi ini berawal ketika Tahun 1945 Presiden RI
Soekarno menugaskan Ny.Soewani Pringgodigdo untuk mengerahkan dan memimpin pergerakan
wanita. Di jakarta dibentuk WANI(Wanita Indonesia), Laskar Wanita Jabar, Wanita Perjuangan di
Yogyakarta, Laskar Putri Indonesia di Surakarta, Barisan Putri di Surabaya dan lain – lain. Untuk
menggalang semua wanita Indonesia, beberapa wanita di Yogyakarta (Ibukota RI saat itu) yang
diketuai Gusti Yudonegoro, isteri Bupati Klaten membentuk Kongres Wanita Indonesia di Klaten
pada tanggal 16 Desember 1945 dihadiri utusan beberapa organisasi wanita seperti Wani, Perwari,
Muslimat, Aisyah, Pemuda Putri Indonesia, Wanita Katolik, Wanita Taman Siswa, dan tokoh – tokoh
wanita lainnya.

Kongres tidak berhasil mempersatukan semua organisasi yang hadir, tetapi Perwari dan
WANI yang mempunyai asas dan tujuan yang sama melebur diri dalam satu organisasi yang bernama
“Persatuan Wanita Republik Indonesia” dengan Pancasila sebagai dasar perjuangan organisasi. Ketua
pertama terpilih adalah Ibu Sri Mangunsarkoro. Terbentuknya cabang-cabang dan ranting-ranting
diseparuh kepulauan Indonesia yang berjuang dengan satu tujuan : Negara dan Bangsa tetap merdeka.
Sewaktu berlangsung perang kemerdekaan, kegiatan Perwari merupakan kegiatan “homefront”,
mengurus dapur umum dan membantu PMI. Setelah perang kemerdekaan reda, Perwari
menggiatkan diri dalam mengisi kemerdekaan, dengan memusatkan perhatiannya dalam bidang
pendidikan. Perwari mendirikan Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Rumah Tangga,
Sekolah Pendidikan Guru dan Asrama Pelajar Putri, disamping membuka kursus Pemberantasan Buta
Huruf.

Dibidang kesehatan, Perwari turut mendirikan BKIA/Rumah Bersalin. Di Sumatera malah
ada cabang yang mampu membuka 15 BKIA. Sayang bahwa dengan didirikan Puskesmas banyak
BKIA ini terpaksa ditutup. Dibidang ekonomi, Perwari berusaha agar wanita memiliki ketahanan
ekonomi dengan membentuk koperasi-koperasi serta memberi pula latihan-latihan agar wanita
dapat berswakarsa. Dalam perkembangan selanjutnya Perwari menyesuaikan kegiatannya dengan
perkembangan bangsa dan negara, dan berpartisipasi aktif dalam program pembangunan Pemerintah.
Pada saat ini Perwari mempunyai beberapa proyek dengan bantuan Asia Foundation dan
“Associated Country Women of the World (ACWW) antara lain proyek latihan pembina proyekproyek
Perwari yang telah mengadakan Management Training di Jakarta, Padang, Banjarmasing dan
Ambon. Proyek air bersih di Porto, Maluku. Proyek Peningkatan Pendapatan di Jawa Timur dan
Jawa Tengah (Salatiga) dan Sumatera Barat (Bukittinggi). Proyek Gizi di Padang, Sumatera Barat
dan Kuningan, Jawa Barat dan proyek-proyek kecil di Jawa Barat, Kalimantan Selatan dan lain-lain
daerah.


VISI DAN MISI ORGANISASI


1. Visi.

Terciptanya bangsa yang cerdas berlandaskan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha
Esa memalui pendidikan di segala bidang.

2. Misi.

a. Membentuk wanita Indonesia yang suci, jujur dan berani.
b. Tetap menjunjung kodratnya sebagai wanita dan menjadi mitra yang sejajar dengan pria.
c. PERWARI menghimpun dana menyalurkan aspirasi wanita Indonesia sebagai aset bangsa
    yang terlibat aktif dalam pembangunan.
d. PERWARI melaksanakan pemberdayaan perempuan secara terus menerus.


 

Informasi Lainnya

IDENTITAS ORGANISASI 1. Nama Organisasi : Persatuan Wanita Republik Indonesia 2. Alamat Sekretariat : Jl. Menteng Raya No. 35 Jakarta Pusat Telp : 021 – 3154982 / 3909150 Fax : 021 – 3909194 Email : www.perwari.org / pimpinan_pusat@perwari.org