Berita

  • Home
  • Berita
  • Diskusi Publik “Penghapusan Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan dan Anak”

Diskusi Publik “Penghapusan Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan dan Anak”

  • adminkowani
  • 17 January 2018
News Image

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum & Masalah Keluarga Kowani bekerjasama dengan Bidang Hukum dan HAM Kowani menyelenggarakan Diskusi Publik “Penghapusan Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan dan Anak”, Rabu (17/1/2018).

 

Diskusi  dibuka oleh Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) yang sekaligus Ketua Pembina Yayasan Kowani – Dr.Ir. Giwo Rubianto Wiyogo, M.Pd. dan menghadirkan beberapa narasumber antara lain dari Komisi VIII DPR RI dengan topik “Perkembangan Proses RUU Penghapusan Kekerasan Seksual”, dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI. dengan topik “KUHP dan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual”, dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI. dengan topik “Pendapat dan Pandangan Pemerintah tentang RUU Penghapusan Seksual”, dan dari Komisioner Komisi Nasional Perempuan, Kombes Pol (P) Dr. Irawati Harsono, M.Si. dengan topik “Elemen Kunci RUU Penghapusan Kekerasan Seksual”.

 

Sementara itu Ketua Umum Kowani menyampaikan materi tentang “Perlindungan Hukum Bagi Perempuan dan Anak Korban Kekerasan Seksual”.

 

Dalam paparannya Ibu Giwo menyampaikan bahwa kejahatan seksual merupakan kejahatan serius. Faktor pemicu maraknya kejahatan seksual antara lain rentannya ketahanan keluarga, mudahnya akses terhadap materi pornografi yang menginspirasi seseorang melakukan kejahatan seksual, kecenderungan korban dan pelaku kejahatan seksual yang tak tertangani dan mendapat rehabilitasi; berpotensi melakukan kejahatan yang sama dan norma hukum yang ada belum memberikan efek jera dan efek cegah.

 

Kedepan Kowani berharap beberapa hal berikut ini dapat diwujudkan yaitu pemberatan hukuman terhadap pelaku kejahatan seksual terhadap perempuan dan anak jika pelaku ortu, guru, atau aparat penyelenggara negara; pendirian unit perlindungan perempuan dan anak di tingkat Polsek; rehabilitasi terhadap korban maupun pelaku dapat berjalan tuntas; penguatan keluarga dan sekolah sebagai benteng perlindungan perempuan dan anak semakin masif.

 

Acara yang diselenggarakan di Aula Malahayati Gedung Kowani tersebut dihadiri oleh pengurus Kowani dan organisasi anggota Kowani.

 

Galeri:

 

Para Narasumber Diskusi Publik

 

Ketua Umum Kowani memberi sambutan

 

Peserta Diskusi Publik

Create Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *