Category Archives: Berita Pilihan

Peringati Hari Kartini, YHI – Kowani resmikan Masjid Wanitatama dan peluncuran buku

Yayasan Hari Ibu (YHI) – Kowani menyelenggarakan seremoni Peringatan Hari Kartini pada Rabu 24 April 2024 di Balai Shinta – Kompleks Mandala Bhakti Wanitatama, dengan mengambil tema “Spirit Kartini: Bangga Berbudaya.”

Peringatan Hari Kartini kali ini disertai dengan beberapa agenda yang tidak kalah penting dari seremoni Hari Lahir Kartini itu sendiri, karena masih ada kaitannya dengan Spirit Kartini yaitu mengenai perempuan dan pemajuan perempuan dalam berbagai bidang.

Agenda yang dipadatkan dalam satu rangkaian acara tersebut berupa: Peresmian Pembangunan Masjid Wanitatama, serta Peluncuran Buku yang diterbitkan oleh Indonesia Women Center YHI-Kowani berjudul “Potret Kekerasan Terhadap Perempuan, Antara Kebijakan dan Kenyataan: Sebuah Catatan Lapangan” Seri Pertama.

Sejak diawali Peletakan Batu pertama Masjid pada 15 Desember 2023 pembangunan Masjid Wanitatama dibentuklah Tim Panitia pembangunan yang di Ketuai oleh Ibu Hj. Titik Priono.

Pembangunan Masjid ini sangatlah dinantikan, sebab tidak hanya merupakan sarana tempat ibadah.

Namun Masjid yang digagas oleh para perempuan ini akan memiliki program-program untuk pemuliaan harkat perempuan.

Masjid Wanitatama, nantinya akan banyak bersinergi dengan Indonesia Women Center sehingga Masjid tersebut dapat difungsikan sebagai sarana sosialisasi akan pentingnya peran perempuan sekaligus sebagai wadah untuk menyebarkan pengetahuan mengenai pencegahan tindak kekerasan terhadap perempuan.

Masyarakat pun dapat mengakses bantuan pendampingan, konseling, dan pemberdayaan perempuan dari Indonesia Women Center, melalui Masjid Wanitatama.

Peresmian Masjid Wanitatama ditandai dengan penandatanganan prasasti serta pemecahan gentong pungkalasa berisi bunga oleh Ketua Umum Kowani Dr. Ir. Hj. Giwo Rubianto Wiyogo, M.Pd.

Peringatan Hari Kartini di Balai Shinta – Kompleks Mandala Bhakti Wanitatama dikemas dengan apik dan menarik. “Spirit Kartini: Bangga Berbudaya” sebagai tema acara, digaungkan dengan lantang dalam pembacaan kumpulan Surat-Surat Kartini secara bergantian oleh beberapa perwakilan anggota organisasi perempuan yang hadir pada acara tersebut.

“Bangga Berbudaya” dalam acara ini pun dipermanis dengan adanya Parade Kebaya yang disertai dengan narasi tentang Batik dan Kebaya.

Peringatan Hari Kartini 24 April 2024 “Spirit Kartini: Bangga Berbudaya” terselenggara atas kerjasama dan kolaborasi YHI-Kowani dengan beberapa pihak, antara lain Paguyuban Pecinta Batik Indonesia Sekar Jagad, serta Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) DIY.

Dengan adanya beberapa agenda acara pada Peringatan Hari Kartini di Balai Shinta Kompleks Mandala Bhakti Wanitatama, 24 April 2024 diharapkan agar perempuan Indonesia masa kini semakin berbudaya – serta berdaya, khususnya dalam pengambilan suatu keputusan.

Raden Ajeng Kartini sendiri lahir di Jepara, 21 April 1879. Kartini merupakan sosok perempuan yang bercita-cita memerdekakan perempuan dari belenggu patriarki yang berakar kuat di masyarakat.

Belenggu patriarki yang menganggap perempuan sebagai ‘kanca wingking’ tersebut menyebabkan perempuan dibatasi peranannya hanya di ranah domestik saja dan tidak bisa mengakses pendidikan seperti laki-laki.

Oleh karena itu, Kartini kemudian mendirikan sekolah untuk perempuan pribumi. Semasa hidupnya, Kartini sangat berdedikasi pada perjuangan pemajuan perempuan melalui pendidikan.

Hasil perjuangan Kartini pun dapat dirasakan oleh perempuan Indonesia hingga saat ini, dimana perempuan Indonesia dapat mengakses pendidikan dan dapat berkarir, tidak terbatas menjadi Ibu Rumah Tangga. Maka, atas jasanya tersebut, hari lahir Kartini kemudian diperingati sebagai Hari Besar Nasional yang dirayakan setiap tahun. *

Peringati Hari Kartini, YHI – Kowani resmikan Masjid Wanitatama dan peluncuran buku

Yayasan Hari Ibu (YHI) – Kowani menyelenggarakan seremoni Peringatan Hari Kartini pada Rabu 24 April 2024 di Balai Shinta – Kompleks Mandala Bhakti Wanitatama, dengan mengambil tema “Spirit Kartini: Bangga Berbudaya.”

Peringatan Hari Kartini kali ini disertai dengan beberapa agenda yang tidak kalah penting dari seremoni Hari Lahir Kartini itu sendiri, karena masih ada kaitannya dengan Spirit Kartini yaitu mengenai perempuan dan pemajuan perempuan dalam berbagai bidang.

Agenda yang dipadatkan dalam satu rangkaian acara tersebut berupa: Peresmian Pembangunan Masjid Wanitatama, serta Peluncuran Buku yang diterbitkan oleh Indonesia Women Center YHI-Kowani berjudul “Potret Kekerasan Terhadap Perempuan, Antara Kebijakan dan Kenyataan: Sebuah Catatan Lapangan” Seri Pertama.

Sejak diawali Peletakan Batu pertama Masjid pada 15 Desember 2023 pembangunan Masjid Wanitatama dibentuklah Tim Panitia pembangunan yang di Ketuai oleh Ibu Hj. Titik Priono.

Pembangunan Masjid ini sangatlah dinantikan, sebab tidak hanya merupakan sarana tempat ibadah.

Namun Masjid yang digagas oleh para perempuan ini akan memiliki program-program untuk pemuliaan harkat perempuan.

Masjid Wanitatama, nantinya akan banyak bersinergi dengan Indonesia Women Center sehingga Masjid tersebut dapat difungsikan sebagai sarana sosialisasi akan pentingnya peran perempuan sekaligus sebagai wadah untuk menyebarkan pengetahuan mengenai pencegahan tindak kekerasan terhadap perempuan.

Masyarakat pun dapat mengakses bantuan pendampingan, konseling, dan pemberdayaan perempuan dari Indonesia Women Center, melalui Masjid Wanitatama.

Peresmian Masjid Wanitatama ditandai dengan penandatanganan prasasti serta pemecahan gentong pungkalasa berisi bunga oleh Ketua Umum Kowani Dr. Ir. Hj. Giwo Rubianto Wiyogo, M.Pd.

Peringatan Hari Kartini di Balai Shinta – Kompleks Mandala Bhakti Wanitatama dikemas dengan apik dan menarik. “Spirit Kartini: Bangga Berbudaya” sebagai tema acara, digaungkan dengan lantang dalam pembacaan kumpulan Surat-Surat Kartini secara bergantian oleh beberapa perwakilan anggota organisasi perempuan yang hadir pada acara tersebut.

“Bangga Berbudaya” dalam acara ini pun dipermanis dengan adanya Parade Kebaya yang disertai dengan narasi tentang Batik dan Kebaya.

Peringatan Hari Kartini 24 April 2024 “Spirit Kartini: Bangga Berbudaya” terselenggara atas kerjasama dan kolaborasi YHI-Kowani dengan beberapa pihak, antara lain Paguyuban Pecinta Batik Indonesia Sekar Jagad, serta Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) DIY.

Dengan adanya beberapa agenda acara pada Peringatan Hari Kartini di Balai Shinta Kompleks Mandala Bhakti Wanitatama, 24 April 2024 diharapkan agar perempuan Indonesia masa kini semakin berbudaya – serta berdaya, khususnya dalam pengambilan suatu keputusan.

Raden Ajeng Kartini sendiri lahir di Jepara, 21 April 1879. Kartini merupakan sosok perempuan yang bercita-cita memerdekakan perempuan dari belenggu patriarki yang berakar kuat di masyarakat.

Belenggu patriarki yang menganggap perempuan sebagai ‘kanca wingking’ tersebut menyebabkan perempuan dibatasi peranannya hanya di ranah domestik saja dan tidak bisa mengakses pendidikan seperti laki-laki.

Oleh karena itu, Kartini kemudian mendirikan sekolah untuk perempuan pribumi. Semasa hidupnya, Kartini sangat berdedikasi pada perjuangan pemajuan perempuan melalui pendidikan.

Hasil perjuangan Kartini pun dapat dirasakan oleh perempuan Indonesia hingga saat ini, dimana perempuan Indonesia dapat mengakses pendidikan dan dapat berkarir, tidak terbatas menjadi Ibu Rumah Tangga. Maka, atas jasanya tersebut, hari lahir Kartini kemudian diperingati sebagai Hari Besar Nasional yang dirayakan setiap tahun. *

Kowani sebut pentingnya kesetaraan gender di keluarga pada sidang PBB

Jakarta (ANTARA) – Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Giwo Rubianto Wiyogo menegaskan pentingnya kesetaraan gender dalam keluarga untuk mendorong pembangunan masyarakat dan bangsa.

“Saya percaya bahwa kesetaraan gender dalam keluarga akan membawa tiga manfaat penting. Pertama, menumbuhkan keharmonisan dan kedamaian. Kedua, meningkatkan kesejahteraan keluarga. Ketiga, membantu keuangan keluarga untuk mencapai kesetaraan dan pemberdayaan yang seimbang,” kata Giwo Rubianto Wiyogo dalam keterangan, di Jakarta, Kamis.

Hal itu disampaikannya dalam side event Commission on the Status of Women (CSW) atau Sidang Komisi Status Perempuan ke-68 di Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat.

“Ini bukan hanya tentang kesetaraan status pasangan, sehingga mereka memiliki peran yang sama dalam pengambilan keputusan atau perencanaan keluarga untuk masa depan, tetapi juga tentang berbagi tanggung jawab rumah tangga, mencari nafkah, dan pengasuhan anak di antara pasangan,” katanya.

Dikatakannya, keluarga yang kuat dan saling mendukung akan memberdayakan laki-laki dan perempuan untuk untuk mencapai aspirasi mereka bersama-sama.

Namun, menurut dia, kesetaraan gender dalam keluarga masih relatif rendah.

“Tanpa adanya kesadaran gender dalam keluarga, maka akan terjadi kurangnya saling menghormati di dalam lingkungan keluarga dan masyarakat secara keseluruhan. Padahal keseluruhan tatanan masyarakat dimulai dari keluarga,” katanya.

Kowani terus berkolaborasi dengan pemerintah, BKKBN, CSR, dan organisasi masyarakat lainnya termasuk Aliansi Pita Putih Indonesia, dan lainnya.

“Dalam advokasi kami untuk kesetaraan gender, Kowani menggarisbawahi komitmennya di 12 bidang. Kami dengan gigih meningkatkan kesadaran akan kesetaraan gender dan memerangi diskriminasi di berbagai platform, termasuk forum W20, International Council of Women (ICW), dan ASEAN Confederation of Women’s Organizations (ACWO) Forum,” katanya.

https://www.antaranews.com/berita/4010427/kowani-sebut-pentingnya-kesetaraan-gender-di-keluarga-pada-sidang-pbb

Hadiri Perayaaan Natal KOWANI, Dirjen Ajak Wanita Kristen Jadi Agen Perubahan

Jakarta,(DBK) — Dirjen Bimas Kristen menghadiri ibadah perayaan Natal Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) di Gedung KOWANI, Jl. Imam Bonjol Jakarta pada Rabu (11/01/2023). Ibadah perayaan Natal KOWANI mengadopsi tema Natal Nasional : “Maka Pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain” (Matius 2:12) dan sub tema : “Berjalan dalam TerangNya yang Ajaib, Membawa Pengharapan dan Sukacita bagi Ibu Bangsa”.

Perenungan Firman Tuhan yang dilayani oleh Pdt. Marlene Joseph mengajak jemaat untuk memaknai kembali peristiwa Natal yang berharga; menentukan kehidupan manusia yang dimulai dengan sebuah kesederhanaan.

“Allah yang luar biasa hadir dengan cara yang sederhana dan dibalik kesederhanaan ada sesuatu yang luar biasa. Dari kesederhanaan yang ada pada kita, Allah sedang berkarya untuk sesuatu yang luar biasa,” terang Pdt. Marlene.

Dari laporan Ketua Panitia Natal, dapat diketahui KOWANI telah melaksanakan bakti sosial untuk pemulung di daerah Jakarta Barat dan Jakarta Utara, serta persekutuan tuna netra di Jakarta Timur, Kampung Kerang Cilincing dan daerah-daerah lainya.

Dalam sambutannya, Dirjen Bimas Kristen Dr. Jeane Marie Tulung, S.Th., M.Pd. menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya kepada jemaat yang hadir.

“Sebagai Direktur Jenderal wanita, saya bersyukur dan bangga telah berada di tengah-tengah wanita hebat, di dalam forum hebat dan di dalam acara yang dirancang hebat ini,” ucap Dirjen.

Lebih lanjut, Dirjen katakan bahwa secara organisasi KOWANI telah berusia tua melampaui usia Republik ini. Derap langkah KOWANI telah merambah diberbagai sektor kehidupan dan bidang, seperti pendidikan, kesehatan, sosial, supremasi hukum, kesehatan masyarakat, lingkungan hidup, HAM, kesetaraan dan keadilan gender, serta turut menjaga harkat martabat bangsa. Tidak ada yang meragukan dan tidak ada pula yang mempertanyakan legasi dan peranannya.

“KOWANI terbukti secara konsisten menjaga dengan baik budaya luhur dan kewajiban asasi utama wanita Indonesia dalam rangka menumbuhkan generasi baru yang lebih sadar akan jati diri dan kebangsaannya,” kata Dirjen.

“Wanita adalah rahim peradaban, ditangan para wanita kita menaruh harapan terbentuknya generasi penerus harapan bangsa. Kita percaya bahwa para wanita yang tergabung di dalam wadah KOWANI ini bisa menumbuhkan rasa saling pengertian sehingga terjalin keseimbangan antar generasi. Sebagai perempuan Kristen mari kita tingkatkan potensi diri sehingga bisa menjadi agen perubahan, menjadi teladan bagi perempuan lainnya”, pungkasnya.

Buka Resmi ACWO Forum and Expo 2023, Wapres Sebut Organisasi Perempuan Miliki Peran Strategis Majukan ASEAN

JAKARTA, MENARA62.COM – Asean Confederation Of Woman’s Organization (ACWO) Forum and Expo 2023 resmi dibuka oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Selasa (24/10/2023). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Smesco Jakarta tersebut dihadiri oleh Presiden ACWO Dr Cecilia M Dy, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga, Ketua Umum Kowani Giwo Rubianto Wiyogo, Ketua Panitia ACWO Forum and Expo Hadriani Uli Silalahi dan lainnya.

ACWO Forum and Expo 2023 tersebut melibatkan delegasi dari 10 negara anggota ASEAN, satu negara observer yakni Timor Leste, 3 negara anggota W20 yakni Rusia, India dan Italia serta 1000 peserta perwakilan organisasi dan komunitas perempuan.

Melalui video, Wapres dalam sambutannya mengatakan perempuan memegang peran penting dalam memajukan dan menyejahterakan negara anggota ASEAN dan di kawasan ASEAN. Melalui wadah organisasi forum, perempuan dapat berkontribusi dengan cara saling bertukar pengetahuan, pemikiran dan pengalaman serta memperkuat persahabatan dan saling mendukung dalam menghadapi tantangan yang menghambat upaya tersebut.

“Kerja sama juga mesti diperkuat untuk memastikan kesetaraan akses yang dimiliki perempuan terhadap pendidikan, kesempatan bekerja dan berusaha, maupun fasilitas kesehatan,” kata Wakil Ma’ruf Amin.

Dalam forum yang diselenggarakan oleh KOWANI tersebut, Wapres memberikan apresiasi atas konsistensi dalam memperjuangkan hak-hak dan kesejahteraan perempuan, mengingat organisasi perempuan adalah mitra penting pemerintah dalam menjadikan ASEAN sebagai pusat pertumbuhan secara berkelanjutan di kawasan dan di dunia. Organisasi perempuan berada pada garda terdepan dalam pengarusutamaan isu-isu keadilan gender, serta implementasi kebijakan terkait pemberdayaan ekonomi perempuan, pembangunan yang inklusif, serta partisipasi politik dan kepemimpinan perempuan, baik di tingkat nasional, maupun di ASEAN.

Di samping itu, Wapres menilai kemajuan perempuan merupakan hal yang vital mengingat ketangguhan perempuan saat terpaan pandemi Covid-19 dinilai menjadi penggerak roda perekonomian melalui usaha mikro, kecil dan menengah. Perempuan merupakan kunci pembangunan keluarga.

“Perempuan merawat keluarga yang merupakan fondasi bagi terbangunnya masyarakat ASEAN yang kokoh. Kaum perempuan juga memainkan peran kunci dalam mengajarkan dan menebarkan nilai-nilai moderasi kepada generasi muda, yang dimulai dari keluarga,” terangnya.

Wapres berharap kegiatan ACWO Forum and Expo 2023 dapat memberikan banyak manfaat bagi perempuan di ASEAN. “Semoga forum dan ekspo ini menjadi ajang nyata bagi pemberdayaan perempuan ASEAN, serta memperkuat kapasitas dan jaringan kerja sama pelaku UMKM di ASEAN, dan mendukung ASEAN untuk terus menjadi kawasan yang damai, sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi global yang berkelanjutan,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Kowani Giwo Rubianto Wiyogo dalam sambutannya mengatakan kegembiraannya melihat antusiasme peserta ACWO Forum and Expo 2023. Antusiasme ini antara lain bisa dilihat dari jumlah peserta yang melebihi kuota. “Dari delegasi luar negeri hadir 80 orang peserta, lalu juga dari Indonesia ada 1000 perwakilan organisasi baik anggota Kowani maupun organisasi mitra,” katanya.

Selain peluang untuk berkolaborasi antar organisasi perempuan di negara-negara ASEAN, kegiatan ACWO Forum dan Expo 2023 diharapkan juga dapat meningkatkan kemampuan dan pengetahuan para peserta sehingga dapat meningkatkan rasa percaya diri dan memotivasi para perempuan Indonesia.

Dalam rangkaian ACWO 2023 ini pihaknya juga melakukan perjanjian kerjasama dengan Italia terkait pemberdayaan perempuan di bidang pendidikan. Selain itu, juga dilakukan kerjasama dengan Rusia terkait program beasiswa, yang akan dimulai pada 2024 mendatang.

“Kita juga melakukan perjanjian kerjasama antara Italia, yaitu pemberdayaan perempuan dibidang pendidikan. Dimana ada pendidikan pembuatan sepatu dan tas dari kulit. Diberikan secara gratis. Sedangkan dengan pemerintahan Rusia perempuan Indonesia diberikan kesempatan program beasiswa. Mulai 2024 ada secara regular,” kata Giwo.

Lebih lanjut Giwo menjelaskan, bahwa kegiatan yang bertema “ASEAN Matters : Epicentrum of Growth” itu bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan perempuan dan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) perempuan di lingkungan ASEAN.

ACWO Forum and Expo 2023 berlangsung 24-26 Oktober 2023. Selain talkshow, sejumlah agenda telah disiapkan antara lain forum diskusi, ACWO expo yang menampilkan UMKM binaan Kowani dan UMKM negara anggota ASEAN, gelar seni budaya, penanaman pohon bakau dan kunjungan wisata seputar Jakarta.

https://menara62.com/buka-resmi-acwo-forum-and-expo-2023…/

ACWO Forum & Expo

Dalam rangka Keketuaan Indonesia di ASEAN Tahun 2023, KOWANI akan menyelenggarakan ACWO FORUM dan EXPO (AFE) di Jakarta pada tanggal 24, 25, dan 26 Oktober 2023, bertempat di Gedung Smesco, Jl. Gatot Subroto Kav 24, Jakarta Selatan.

Kegiatan yang melibatkan UMKM ASEAN, sponsor, Pemerintah sebagai pengambil kebijakan dan pemangku kepentingan lainnya diharapkan menjadi sarana berbagi pengalaman dan peluang kerja sama di masa depan antar perempuan ASEAN.

Pameran ACWO akan mencakup kegiatan berikut:

1) Pameran UMKM Indonesia. UMKM ASEAN dan UMKM Internasional,

2) Acara Kebudayaan berupa Pertunjukan Tari Indonesia, Parade Kebaya dan Fashion Show, serta Lomba Paduan Suara.

FORUM ACWO akan mencakup kegiatan berikut:

1) Forum diskusi isu-isu perempuan terkait isu Pemberdayaan Ekonomi, isu Kesehatan, isu Kesetaraan dan isu Pedesaan/Lingkungan/Energi Terbarukan.

2) Pertemuan ACWO PLUSdimana para pimpinan organisasi anggota ACWO bertemu dan bertukar pikiran dengan tokoh W20 (India, Italia, Rusia) serta tokoh ICW (Korea Selatan).

3) Kegiatan ACWO BOD (Dewan Direksi).Rapat (terbatas hanya untuk Delegasi ACWO)

4) Audiensi Delegasi ACWO kepada Sekjen ASEAN dan Ketua DPR-RI.

5) Ekskursi : Penanaman Pohon Mangrove di PLUIT, Kunjungan Tour ke Kota Tua, Museum Keramik dan Museum Wayang di Glodok, serta Audiensi dengan Gubernur DKI Jakarta di Balai Kota Jakarta dan Makan Siang.

G20 Ministerial Conference for Women’s Empowerment

Bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Ketua Umum Kowani Dr. Ir. Giwo Rubianto Wiyogo, M.Pd didampingi Ketua Kowani Ibu Uli Silalahi menghadiri kegiatan G20 Ministerial Conference for Women’s Empowerment pada tanggal 2 sampai 4 Agustus di Gujarat India yang merupakan undangan dari Ministery of Women and Child development of the Republic of India.

Kowani Sosialisasikan Pengelolaan Wakaf Berbentuk Sukuk Negara

POSKOTA.CO – Kongres Wanita Indonesia (Kowani) bekerjasama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Kementerian Keuangan menggelar sosialisasi Gerakan Ibu Bangsa Berwakaf untuk Wanita Indonesia melalui Sukuk Negara bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) di Wisma Mandiri 1, Jakarta pada Kamis (27/7/2023). Sosialisasi yang diikuti oleh lebih dari 400 anggota Kowani baik secara luring maupun daring tersebut menghadirkan dua narasumber yakni Ketua Badan Wakaf Indonesia Prof Mohammad Nuh dan Kasubdit Pengelolaan Proyek dan Aset SBSN DJPPR Kemenkeu Agus Laksono.

Ketua Umum Kowani Dr Ir Giwo Rubianto Wiyogo dalam sambutannya mengatakan sosialisasi wakaf dalam bentuk sukuk negara menjadi salah satu program Kowani sebagai tindak lanjut diluncurkannya Lembaga Ibu Bangsa Berwakaf oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga pada 20 Desember 2022 lalu.

“Kami berkolaborasi dengan Kementerian Keuangan, Bank Syariah Mandiri dan juga Badan Wakaf Indonesia melakukan sosialisasi, edukasi dan literasi kepada ibu-ibu anggota Kowani terkait wakaf dalam bentuk sukuk negara,” kata Giwo.

Ia mengakui wakaf menjadi istilah yang sudah sangat lekat dan dikenal oleh masyarakat luas termasuk ibu-ibu anggota Kowani. Namun pemahaman wakaf sejauh ini masih dalam bentuk wakaf bangunan, masjid, mushola, atau lahan. Padahal, wakaf dalam bentuk uang pun bisa dilakukan.

“Ibu-ibu mengenal wakaf dalam bentuk tanah, masjid, mushola, bangunan atau fisik lainnya. Tetapi wakaf dalam bentuk uang merupakan hal yang baru,” kata Giwo.

Karena itu, Kowani berkomitmen akan terus mensosialisasikan wakaf dalam bentuk uang ini lebih massif lagi. Terutama terkait pengelolaan dana wakaf dalam bentuk sukuk negara.

Menurut Giwo, wakaf dalam bentuk sukuk negara menjadi instrumen investasi yang menguntungkan baik untuk urusan dunia maupun akherat. Wakaf dalam bentuk ini juga jauh lebih fleksibel pemanfaatannya, lebih menguntungkan baik bagi pemberi wakaf maupun penerima wakaf.

Lebih dari itu, wakaf sejatinya bukan dominasi umat Islam. Wakaf berbentuk uang bisa dilakukan oleh siapa saja, juga agama apa saja. “Cash Waqaf Linked Sukuk Ritel (CWLS Ritel) SWR004 merupakan instrument investasi berbasis syariah yang disediakan dan dijamin oleh Kementerian Keuangan dan Negara untuk pembiayaan program/kegiatan sosial dan pemberdayaan ekonomi,” tambahnya.

Sebagai organisasi federasi yang memiliki anggota 102 organisasi perempuan di tingkat pusat dan 90 juta anggota, Kowani memiliki potensi besar untuk mengumpulkan dan mengelola dana wakaf. Apalagi selama ini memang organisasi anggota Kowani sudah banyak yang memiliki dana wakaf.

Kowani Segera Jadi Nadzir Wakaf

Untuk memudahkan mengelola dana wakaf organisasi anggota, Kowani lanjut Giwo saat ini sedang dalam proses menjadi nadzir yakni pengumpul wakaf. “Persyaratan sebagai nadzir sedang kita lengkapi, insya Allah tahun ini sudah siap,” jelas Giwo.

Giwo menegaskan bahwa menjadi nadzir wakaf merupakan kesempatan dan peluang yang baik bagi Kowani. Sebab kalau sudah menjadi nadzir wakaf, Kowani dapat menginvestasikan wakaf anggotanya dalam bentuk sukuk dalam instrument SWR004 untuk meningkatkan manfaat yang diterima dan berjangka panjang,” tegasnya.

Ia berharap kolaborasi antara Kowani, Kementerian Keuangan dan BSI dalam mengedukasi masyarakat terkait wakaf sukuk negara menjadi suatu kekuatan bersama untuk terus membangun ekonomi berkelanjutan.

Ketua BWI Mohammad Nuh dalam materinya berjudul Era Baru Perwakafan: Kesejahteraan, Dakwah, Marwah dan Peradaban menyampaikan apresiasi dan penghargaan terhadap Kowani dan BSI yang telah berinisiatif mengedukasi dan meliterasi ibu-ibu anggota Kowani terkait wakaf. Sebab sebagian besar masyarakat masih memahami wakaf sebagai pemberian dalam bentuk fisik yang nilainya besar seperti tanah, lahan, masjid dan mushola.

Padahal wakaf bisa dilakukan dalam bentuk uang. “Malah wakaf dalam bentuk uang, jumlahnya lebih fleksibel, nilainya bisa mulai dari seribu rupiah, sejuta dan seterusnya,” katanya.

Ia juga berjanji akan membantu Kowani untuk segera menjadi nadzir wakaf. Dengan menjadi nadzir maka nantinya Kowani bisa mengelola dana wakaf dari anggotanya untuk berbagai kepentingan sosial seperti santunan pendidikan anak yatim, beasiswa, santunan hari tua, pemberdayaan perempuan dan sebagainya.

Keuntungan dari wakaf uang yang dikelola dalam bentuk Sukuk Negara lanjut Nuh antara lain bahwa dana pokoknya akan tetap menjadi dana abadi. Sedang Kowani sebagai nadzir dan organisasi anggota sebagai pemberi wakaf, hanya memanfaatkan hasil dari pengelolaan dana wakaf.

Dalam kesempatan tersebut Nuh juga mengingatkan pentingnya wakaf bagi kehidupan sekarang (dunia) maupun kehidupan yang akan datang (akherat). Karena wakaf menjadi salah satu dari tiga amalan manusia yang tidak akan terputus pahalanya meski yang bersangkutan sudah meninggal dunia.

“Kita bisa berwakaf untuk diri sendiri, untuk kedua orang tua kita, untuk saudara kita. Manfaatnya akan terus mengalir meski kita sudah tiada,” tambah Nuh.

Ia juga mengingatkan bahwa kematian menjadi sesuatu yang pasti akan terjadi pada setiap yang bernyawa. Dan mati bukanlah akhir dari fase kehidupan manusia, karena masih ada alam barzah hingga hari kebangkitan dan hari pembalasan. “Maka mari kita menabung banyak amal, agar perjalanan kita ke alam akherat memiliki bekal yang cukup. Dengan bekal yang cukup maka kita tidak akan menjadi seorang ‘gelandangan’ ketika saat menempuh perjalanan panjang,” tandas Nuh.

Sementara itu, Asri Natanegeri, SPV Wealth Management BSI menjelaskan wakaf yang kemudian dikelola dalam bentuk sukuk negara bisa memberikan banyak benefit. “Instrumen sukuk negara merupakan investasi yang bisa dimanfaatkan untuk membiayai pembangunan, dan disisi lain memberikan social impact kepada masyarakat yang membutuhkan. Ini seirama dengan Kowani,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa pengembangan instrumen wakaf yang dahulu hanya berbentuk bangunan atau lahan, sekarang dapat dalam bentuk uang yang kemudian disalurkan untuk kegiatan-kegiatan produktif, pembiayaan pendidikan, pertanian, pemberdayaan umat dan lainnya.

Kowani sendiri akan terus melakukan sosialisasi, edukasi dan literasi terkait wakaf sukuk negara kepada seluruh organisasi anggotanya. Harapannya, saat Kowani telah resmi menjadi nadzir, maka organisasi anggota sudah siap untuk memberikan wakaf terbaiknya yang akan dimanfaatkan dalam berbagai program pemberdayaan perempuan dan program-program kemaslahatan umat lainnya. (*)

Ibu Negara Iran Kunjungi Kowani, Bahas Peluang Kerjasama Pemberdayaan Perempuan Antar Negara

JAKARTA, MENARA62.COM – Ibu Negara Republik Islam Iran, Dr. Jamileh Alamolhoda berkunjung ke kantor Kongres Wanita Indonesia (Kowani) di Jakarta guna bertemu dengan para pimpinan organisasi perempuan di Indonesia, Selasa (23/5/2023). Kunjungan Isteri Presiden Iran tersebut sekaligus ingin berbagi pengalaman antar negara untuk kemajuan perempuan di dunia.

Dalam keterangan persnya, Ketua Umum Kowani Dr Ir Giwo Rubianto Wiyogo mengatakan Kowani sejak lama telah menjalin hubungan baik dengan para duta besar negara-negara sahabat yang bertugas di Indonesia. “Kedudukan Kowani di kancah international menjadikan saya sering berinteraksi dengan para pimpinan perempuan dari berbagai negara,” kata Giwo.

Iran menurutnya adalah negara yang sangat peduli dengan pendidikan dan perlindungan terhadap perempuan. Belum lama ini pula Ketum Kowani diundang ke Teheran pada acara Perempuan Berpengaruh se-dunia. Dari pertemuan tersebut, Ibu Negara Iran yang sangat terkesan dengan kemajuan perempuan Indonesia. Kemudian ingin berbagi bagaimana memajukan perempuan dan melindungi perempuan di seluruh dunia melalui tatap muka dengan para ketua organisasi perempuan Indonesia terutama di bawah federasi Kowani.

Dalam pertemuan tersebut disepakati kerjasama Kowani di bidang pemberdayaan perempuan dengan Iran lewat lembaga independen Goharshad.

“Jadi ada realisasi dari Direktur Goharshad, lembaga independen dari Iran yang akan bekerja sama dengan Kowani untuk membuat program-program nyata dalam meningkatkan pemberdayaan perempuan, baik di bidang pendidikan maupun ekonomi,” lanjut Giwo.

Usai pertemuan, akan ada kesepakatan bersama untuk merealisasikan program-program nyata yang dilakukan Indonesia melalui Kowani dalam meningkatkan pemberdayaan perempuan, yang bisa dilakukan di Indonesia maupun di Iran. Seperti ada pertukaran pelajar, dan pertukaran program-program. “Kita juga menyampaikan best practices yang dilakukan oleh perempuan Iran, di mana kita dapat mengambil yang baik-baik untuk dilakukan di Indonesia,” kata Jamileh pada kesempatan yang sama.

Iran juga mengusulkan agar Indonesia melalui Kowani dapat melaksanakan Kongres Kedua Perempuan Berpengaruh (Second Congress for influential Women) yang sebelumnya sudah dilakukan di Teheran, Iran.

Dalam kesempatan tersebut Ibu Negara Iran juga mengisahkan sedikit tentang sejarah didirikannya lembaga Goharshad, yang terinspirasi dari nama permaisuri yang pernah memimpin Iran di masa lampau.

“Goharshad adalah nama permaisuri yang hidup 800 tahun yang lalu. Mertua laki-laki beliau sangat berpengaruh memiliki banyak pengikut, dan dipercaya mencetuskan lahirnya Syiah, salah satu kepercayaan yang pada saat itu menimbulkan keributan antar sesama pemeluk agama Islam yang lainnya,” jelasnya.

Jamileh melanjutkan, meskipun pada saat kepemimpinan Goharshad terjadi banyak pergolakan, tetapi dia ingin supaya kejadian-kejadian yang mengikuti mertuanya tidak terjadi lagi. Goharshad adalah contoh perempuan yang memiliki karakter, kecerdasan, dan kasih sayang yang sangat tinggi. Dia berhasil mempersatukan peperangan dan perbedaan, sehingga mereka tidak lagi membunuh satu sama lain.

Lembaga Goharshad sendiri tiap tahun menyelenggarakan Goharshad Award, yakni ajang pemberian penghargaan kepada masyarakat Iran yang berprestasi. Pemberian penghargaan Goharshad yang akan berlangsung dalam waktu dekat yakni kepada para sutradara dan pembuat film yang bertema tentang perempuan.

Selama ini, Jamileh merasa bahwa perempuan di dunia selalu memiliki problematika rumah tangga, spiritualitas, dan biasanya film-film hanya menampilkan adegan-adegan tidak mendidik yang hanya mengeksploitasi perempuan untuk menarik simpati penonton.

“Kalau hanya mengeksploitasi perempuan dan bertengkar dengan laki-laki atau perempuan lain, maka tidak akan ada hasilnya, kita tidak akan mendapatkan apapun,” ujarnya.

Nantinya, akan ada pertukaran informasi dan teknologi bersama perguruan tinggi serta pertukaran pelajar dan kerja sama lain antara Kowani dan Goharshad di bidang pendidikan.

“Saya memohon kepada Kowani dengan berbagai lembaga dan organisasi untuk saling mengulurkan tangan dan bekerja sama, mari sama-sama memperjuangkan hak kita, utamanya di bidang pendidikan, dan pendidikan yang baik itu berasal dari lingkungan paling kecil yakni keluarga,” ujarnya.

Menurutnya, perempuan yang baik berasal dari keluarga baik, dan akan menjadi ibu yang baik pula, karena seorang perempuan memiliki tugas besar yakni menjadi pendidik dan sekolah pertama bagi anak-anaknya.

https://menara62.com/ibu-negara-iran-kunjungi-kowani…/

Halal Bi Halal Kowani, Idul Fitri 1444 H / 2023 M

Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Fitri 1444 H / 2023 M, Kongres Wanita Indonesia (Kowani) menyelenggarakan Kegiatan Halal Bi Halal bersama DP, Pengurus dan organisasi Anggota serta Mitra secara hybrid, dari Ruang Malahayati Kowani, Kamis, 11 Mei 2023.

Pada acara Halal Bi Halal Kowani tersebut diisi Mau’idhoh Hasanah: “Mengaplikasikan Nilai-nilai Silaturahim paska Idul Fitri untuk menguatkan Persaudaraan Sebangsa dan Setanah Air” yang dilanjutkan pembacaan doa oleh DR. (HC) Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Agama RI tahun 2014-2019.

Acara yang mengangkat tema “Menggali Nilai-Nilai Silaturahmi Idul Fitri untuk Menguatkan Persaudaraan Sebangsa dan Setanah Air” tersebut diawali dengan laporan Ketua Panitia Pelaksana oleh Dra. Hj. Siti Maryam Thohary, M.Pd selaku Ketua Bidang Agama Kowani dan sambutan Ketua Umum Kowani Dr. Ir. Giwo Rubianto Wiyogo, M.Pd.

Related: linksys re6700 won’t reset, chuck collins real name, messina, italy birth records, countryside apartments application, dan word crossword solver telegraph, colours that go with cashmere kitchen, youngstown state football recruiting, brookvale union ginger beer nutritional information, katelynn sand obituary rockford, il, william anderson death, donna stroud nc court of appeals, west memphis crime, cough medicine safe for liver disease, lotus sign on ketu mount, johnson funeral home aynor sc obituaries,Related: senator armstrong soundboard, blackberry mountain homes, 6 waves of globalization, olde towne east, columbus is it safe, galapagos islands overwater bungalow with slide, vincennes community school corporation transportation, klaus mikaelson son fanfiction, international registered nurse sponsorship program, fantasy names starting with a, how to get your first period in 5 minutes, why did tilly leave discovery, sakaya kitchen brussel sprout recipe, frank marshall related to penny marshall, roadwire distinctive industries, chance hurstfield leaving a million little things,Related: describe your experience working with the public, michael polish brother missing, lucas lagoons mild to wild pool cost, bayside shooting today, cary justin tubb cause of death, penelope scott pronouns, twyla tharp son, jesse huot, george cash boykin net worth, dangerous animals in el paso, texas, timthetatman soundboard, does health partners drug test employees, irs reference number 1242, consumer council spam calls, work, power and energy worksheet with solutions, how to update fivem server artifacts,Related: shipt deactivation policy, va community care billing, justin warner rapid city sd restaurants, greek gods associated with moths, cook county traffic ticket payment, amprolium dosage for chickens, random car generator forza horizon 5, tennessee barrel racing association, joshua andrews obituary, jobs hiring in gillette, wy, steve morrison wmmr salary, home bargains portlethen, the phil donahue show archives, withington hospital appointments, tatango short code directory,Related: whatever happened to michelle knight, adam wainwright son, caleb, brands like the named collective, shelbyville, il police reports 2021, radio 3 continuity announcers, $60k a year jobs no experience near berlin, how old was caroline ingalls when she had grace, 1960 topps baseball cards for sale, loud boom in oxnard today, biala droga rabbit location, greenberg traurig billable hours, xenon therapy texas, homicide caught on video 2020, michael randall hood cause of death, 16667660fe5300a03a windsor and maidenhead council housing,Related: shooting in dealey plaza, my child touches me inappropriately, que significa el nombre de saulo, jackson county rodeo 2022, class of 2024 basketball rankings wisconsin, dundalk maryland crime news, ruth’s chris voodoo shrimp recipe, former koaa news anchors, alabama power bill matrix payment center, can a notary accept an expired id in michigan, basenji puppies for sale houston, how do i contact tj maxx corporate, sherri shepherd husband died, jacob kent wilson obituary, sharp vs scripps,Related: balanced budget amendment cons, chapel of the forgotten one skyrim, how to open baking powder container, why is there so much crime in detroit, international 4300 no power to ac compressor, 1998 roadtrek 200 versatile specs, how to put a worm on a treble hook, jackie taylor 90210 actress, paul szapary net worth, pizza dough recipe with crisco shortening, gloria williams demetress bell mother, how much does a burlesque dancer make a night, summer creek high school staff, draftkings las vegas office address, find the length of the curve calculator,Related: he said she said car accident no police report, mexican chili lime sauce, new moon in capricorn 2022 manifestation, dependability in qualitative research pdf, luke garrett baseball player, the krays double r club, 4 days and 3 nights for $199 promotion 2021, glasgow dog trainer allegations, dukes and bell salary, richmond county water department, what is a deliberate continuous sequential and progressive process, how to wash spanx faux leather leggings, basenji for sale uk gumtree, what kind of cancer did mark hurd have, laboratorios de maquillaje en estados unidos,Related: raw sugar shampoo lawsuit, bars on the strip knoxville, tn, suwannee county jail warrants, www paramountplus com xfinity, is john anglin still alive, castilian spanish duolingo, how many hunting licenses sold in texas in 2020, what happened to cameron on dr phil, fidelity credit card login, seattle prep athletics, man found dead in durham today, hybrid homeschool jacksonville fl, is doki doki literature club banned on twitch, chester, illinois news, is hellmans mayo made in china,Related: embattled ending explained, chenal country club membership cost, can you return banana republic factory to banana republic, why did david o’hara leave the district, millerton news police blotter, adobo nation hosts, chat operator jobs no experience, rudy sarzo house, engraved champagne bottle engagement, disadvantages of tandem landing gear, dark feminine energy affirmations, clearfield county deed search, suikoden 6: the forgotten star, haskins apartments jerome az, ,Related: accident in northampton township, urology associates wausau, can i sell my axs tickets on ticketmaster, jackson high school wrestling roster, list of british female boxers, poplar, montana obituaries, zjavenie panny marie v lurdoch, stagecoach trails at santa fe ranch property owners association, fly 7 electric scooter parts, korie robertson mother of the bride dress, fedex customs clearance contact, floating cabins in tennessee, why was matt ocre sent home, murray county 411 mugshots, land rover for sale spain,Related: boston whaler interior kit, lmu bowling coach fired, jacob matthew morgan released, scorpio woman pulling away, aasa national conference 2023, alice nutter descendants, chatdeal support bundle, why is patching taking so long steam, female book characters that wear normal clothes, who benefits from communism, svedka vodka soda nutrition facts, d3 women’s hockey commits, where are caitlin and leah from, how to change shiny odds in pixelmon, does family dollar sell milk,

Ikuti Sidang di Markas PBB, Indonesia Sampaikan soal Praktik Baik dalam Kesetaraan Gender

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Jajaran Kongres Wanita Indonesia (Kowani) menghadiri sidang Commision on the Status of Women (CSW) ke 67 di Markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dari 6 hingga 17 Maret 2023 di New York, Amerika Serikat.

Diketahui, ini adalah kesekian kalinya Kowani mendapat kesempatan kembali untuk menyelenggarakan langsung side event CSW67 yang baru saja diselenggarakan pada hari Rabu, (9/3/2023) yang juga bertepatan dengan hari International Women’s Day, yang juga masuk dalam acara pada agenda pagi hari di markas PBB.

Pada kegiatan side event ini, kolaborasi dilakukan antara Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlidungan Anak (KemenPPPA) dan Kowani.

Sidang tersebut dihadiri oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Bintang Puspayoga, Wakil Tetap Indonesia untuk PBB, Arrmanatha Nasir serta 81 orang dari negara di dunia.

“Sejumlah pengalaman dan praktik baik dalam mengatasi persoalan kesetaraan gender dipaparkan dalam sesi tingkat menteri,” ujar Menteri PPPA Bintang Puspayoga dalam keterangannya, Kamis (9/3/2023).

Bintang juga menyampaikan bahwa Indonesia tengah berupaya mencapai kesetaraan gender melalui teknologi digital dan mempromosikan pendidikan.

Praktik baik yang disampaikan di antraranya Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA).

Sebagai informasi, DRPPA merupakan desa yang mengintegrasikan perspektif gender dan hak anak ke dalam tata kelola penyelenggaraan pemerintahan desa, pembangunan desa, serta pembinaan dan pemberdayaan masyarakat desa, yang dilakukan secara terencana, menyeluruh, berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Umum Kowani Giwo Rubianto Wiyogo mengatakan pihaknya mewadahi 102 anggota organisasi perempuan dengan 90 juta anggota perempuan di seluruh Indonesia yang juga merupakan anggota tetap di PBB.

“Kami diberikan “special consultative status” pada UN ECOSOC sejak 1998 dengan wajib berpartisipasi dalam sidang PBB setiap tahunnya untuk berjuang demi kemajuan para perempuan, bukan hanya di Indonesia saja tetapi perempuan di seluruh dunia,” kata Giwo.

Kowani, dikatakan Giwo, memimpin rombongan sebanyak 32 pimpinan organisasi organisasi wanita di seluruh Indonesia dalam acara CSW67 di markas besar PBB.

Dalam sidang tahunan itu, hadir juga jajaran Kowani di antaranya Ketua Koordinator Bidang Hubungan Luar Negeri Hadriani Uli Tiur Ida Silalahi, Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Tantri Dyah Kiranadewi.

Giwo menyampaikan resolusi dan inisiatif, khususnya organisasi sosial kemasyarakatan dan organisasi perempuan dalam melanjutkan programnya masing-masing untuk perempuan, dengan meningkatkan keterampilan dasar perempuan Indonesia.

“Seperti kemampuan literasi komputer dan digital terutama pada kurikulum sekolah dan bagaimana cara menggunakan strategi bisnis online dan digital untuk pemberdayaan ekonomi yang kini menjadi platform bisnis dan ekonomi pada umumnya,” kata dia.

Giwo mengatakan bahwa acara ini merupakan platform untuk belajar dan berbagi wawasan, praktik baik, dan gagasan yang dapat lebih mendukung peran dan partisipasi perempuan, dimulai dari langkah kecil yang mampu berubah menjadi lompatan besar untuk pemberdayaan perempuan di seluruh dunia.

Giwo juga menyampaikan bahwa dalam meningkatkan pemberdayaan perempuan di bidang ekonomi, pihaknya telah menyelenggarakan Kowani fair sejak 1999 untuk memberikan fasilitasi, mediasi serta mengantarkan UMKM perempuan untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas produknya dalam menjalankan perekonomian masyarakat agar dapat memberikan sumbangsih yang nyata dalam menggerakkan perekonomian bangsa.

“Pada saat pandemic Covid-19, Kowani tetap menyelenggarakan kowani fair secara online atau melalui zoom dengan memberikan pelatihan cara berjualan di marketplace mulai dari membuat photo produk sampai bisa berjualan didalam market place,” pungkasnya.

https://m.tribunnews.com/…/ikuti-sidang-di-markas-pbb…