Category Archives: Berita Nasional

Kowani Sosialisasikan Pengelolaan Wakaf Berbentuk Sukuk Negara

POSKOTA.CO – Kongres Wanita Indonesia (Kowani) bekerjasama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Kementerian Keuangan menggelar sosialisasi Gerakan Ibu Bangsa Berwakaf untuk Wanita Indonesia melalui Sukuk Negara bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) di Wisma Mandiri 1, Jakarta pada Kamis (27/7/2023). Sosialisasi yang diikuti oleh lebih dari 400 anggota Kowani baik secara luring maupun daring tersebut menghadirkan dua narasumber yakni Ketua Badan Wakaf Indonesia Prof Mohammad Nuh dan Kasubdit Pengelolaan Proyek dan Aset SBSN DJPPR Kemenkeu Agus Laksono.

Ketua Umum Kowani Dr Ir Giwo Rubianto Wiyogo dalam sambutannya mengatakan sosialisasi wakaf dalam bentuk sukuk negara menjadi salah satu program Kowani sebagai tindak lanjut diluncurkannya Lembaga Ibu Bangsa Berwakaf oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga pada 20 Desember 2022 lalu.

“Kami berkolaborasi dengan Kementerian Keuangan, Bank Syariah Mandiri dan juga Badan Wakaf Indonesia melakukan sosialisasi, edukasi dan literasi kepada ibu-ibu anggota Kowani terkait wakaf dalam bentuk sukuk negara,” kata Giwo.

Ia mengakui wakaf menjadi istilah yang sudah sangat lekat dan dikenal oleh masyarakat luas termasuk ibu-ibu anggota Kowani. Namun pemahaman wakaf sejauh ini masih dalam bentuk wakaf bangunan, masjid, mushola, atau lahan. Padahal, wakaf dalam bentuk uang pun bisa dilakukan.

“Ibu-ibu mengenal wakaf dalam bentuk tanah, masjid, mushola, bangunan atau fisik lainnya. Tetapi wakaf dalam bentuk uang merupakan hal yang baru,” kata Giwo.

Karena itu, Kowani berkomitmen akan terus mensosialisasikan wakaf dalam bentuk uang ini lebih massif lagi. Terutama terkait pengelolaan dana wakaf dalam bentuk sukuk negara.

Menurut Giwo, wakaf dalam bentuk sukuk negara menjadi instrumen investasi yang menguntungkan baik untuk urusan dunia maupun akherat. Wakaf dalam bentuk ini juga jauh lebih fleksibel pemanfaatannya, lebih menguntungkan baik bagi pemberi wakaf maupun penerima wakaf.

Lebih dari itu, wakaf sejatinya bukan dominasi umat Islam. Wakaf berbentuk uang bisa dilakukan oleh siapa saja, juga agama apa saja. “Cash Waqaf Linked Sukuk Ritel (CWLS Ritel) SWR004 merupakan instrument investasi berbasis syariah yang disediakan dan dijamin oleh Kementerian Keuangan dan Negara untuk pembiayaan program/kegiatan sosial dan pemberdayaan ekonomi,” tambahnya.

Sebagai organisasi federasi yang memiliki anggota 102 organisasi perempuan di tingkat pusat dan 90 juta anggota, Kowani memiliki potensi besar untuk mengumpulkan dan mengelola dana wakaf. Apalagi selama ini memang organisasi anggota Kowani sudah banyak yang memiliki dana wakaf.

Kowani Segera Jadi Nadzir Wakaf

Untuk memudahkan mengelola dana wakaf organisasi anggota, Kowani lanjut Giwo saat ini sedang dalam proses menjadi nadzir yakni pengumpul wakaf. “Persyaratan sebagai nadzir sedang kita lengkapi, insya Allah tahun ini sudah siap,” jelas Giwo.

Giwo menegaskan bahwa menjadi nadzir wakaf merupakan kesempatan dan peluang yang baik bagi Kowani. Sebab kalau sudah menjadi nadzir wakaf, Kowani dapat menginvestasikan wakaf anggotanya dalam bentuk sukuk dalam instrument SWR004 untuk meningkatkan manfaat yang diterima dan berjangka panjang,” tegasnya.

Ia berharap kolaborasi antara Kowani, Kementerian Keuangan dan BSI dalam mengedukasi masyarakat terkait wakaf sukuk negara menjadi suatu kekuatan bersama untuk terus membangun ekonomi berkelanjutan.

Ketua BWI Mohammad Nuh dalam materinya berjudul Era Baru Perwakafan: Kesejahteraan, Dakwah, Marwah dan Peradaban menyampaikan apresiasi dan penghargaan terhadap Kowani dan BSI yang telah berinisiatif mengedukasi dan meliterasi ibu-ibu anggota Kowani terkait wakaf. Sebab sebagian besar masyarakat masih memahami wakaf sebagai pemberian dalam bentuk fisik yang nilainya besar seperti tanah, lahan, masjid dan mushola.

Padahal wakaf bisa dilakukan dalam bentuk uang. “Malah wakaf dalam bentuk uang, jumlahnya lebih fleksibel, nilainya bisa mulai dari seribu rupiah, sejuta dan seterusnya,” katanya.

Ia juga berjanji akan membantu Kowani untuk segera menjadi nadzir wakaf. Dengan menjadi nadzir maka nantinya Kowani bisa mengelola dana wakaf dari anggotanya untuk berbagai kepentingan sosial seperti santunan pendidikan anak yatim, beasiswa, santunan hari tua, pemberdayaan perempuan dan sebagainya.

Keuntungan dari wakaf uang yang dikelola dalam bentuk Sukuk Negara lanjut Nuh antara lain bahwa dana pokoknya akan tetap menjadi dana abadi. Sedang Kowani sebagai nadzir dan organisasi anggota sebagai pemberi wakaf, hanya memanfaatkan hasil dari pengelolaan dana wakaf.

Dalam kesempatan tersebut Nuh juga mengingatkan pentingnya wakaf bagi kehidupan sekarang (dunia) maupun kehidupan yang akan datang (akherat). Karena wakaf menjadi salah satu dari tiga amalan manusia yang tidak akan terputus pahalanya meski yang bersangkutan sudah meninggal dunia.

“Kita bisa berwakaf untuk diri sendiri, untuk kedua orang tua kita, untuk saudara kita. Manfaatnya akan terus mengalir meski kita sudah tiada,” tambah Nuh.

Ia juga mengingatkan bahwa kematian menjadi sesuatu yang pasti akan terjadi pada setiap yang bernyawa. Dan mati bukanlah akhir dari fase kehidupan manusia, karena masih ada alam barzah hingga hari kebangkitan dan hari pembalasan. “Maka mari kita menabung banyak amal, agar perjalanan kita ke alam akherat memiliki bekal yang cukup. Dengan bekal yang cukup maka kita tidak akan menjadi seorang ‘gelandangan’ ketika saat menempuh perjalanan panjang,” tandas Nuh.

Sementara itu, Asri Natanegeri, SPV Wealth Management BSI menjelaskan wakaf yang kemudian dikelola dalam bentuk sukuk negara bisa memberikan banyak benefit. “Instrumen sukuk negara merupakan investasi yang bisa dimanfaatkan untuk membiayai pembangunan, dan disisi lain memberikan social impact kepada masyarakat yang membutuhkan. Ini seirama dengan Kowani,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa pengembangan instrumen wakaf yang dahulu hanya berbentuk bangunan atau lahan, sekarang dapat dalam bentuk uang yang kemudian disalurkan untuk kegiatan-kegiatan produktif, pembiayaan pendidikan, pertanian, pemberdayaan umat dan lainnya.

Kowani sendiri akan terus melakukan sosialisasi, edukasi dan literasi terkait wakaf sukuk negara kepada seluruh organisasi anggotanya. Harapannya, saat Kowani telah resmi menjadi nadzir, maka organisasi anggota sudah siap untuk memberikan wakaf terbaiknya yang akan dimanfaatkan dalam berbagai program pemberdayaan perempuan dan program-program kemaslahatan umat lainnya. (*)

Ibu Negara Iran Kunjungi Kowani, Bahas Peluang Kerjasama Pemberdayaan Perempuan Antar Negara

JAKARTA, MENARA62.COM – Ibu Negara Republik Islam Iran, Dr. Jamileh Alamolhoda berkunjung ke kantor Kongres Wanita Indonesia (Kowani) di Jakarta guna bertemu dengan para pimpinan organisasi perempuan di Indonesia, Selasa (23/5/2023). Kunjungan Isteri Presiden Iran tersebut sekaligus ingin berbagi pengalaman antar negara untuk kemajuan perempuan di dunia.

Dalam keterangan persnya, Ketua Umum Kowani Dr Ir Giwo Rubianto Wiyogo mengatakan Kowani sejak lama telah menjalin hubungan baik dengan para duta besar negara-negara sahabat yang bertugas di Indonesia. “Kedudukan Kowani di kancah international menjadikan saya sering berinteraksi dengan para pimpinan perempuan dari berbagai negara,” kata Giwo.

Iran menurutnya adalah negara yang sangat peduli dengan pendidikan dan perlindungan terhadap perempuan. Belum lama ini pula Ketum Kowani diundang ke Teheran pada acara Perempuan Berpengaruh se-dunia. Dari pertemuan tersebut, Ibu Negara Iran yang sangat terkesan dengan kemajuan perempuan Indonesia. Kemudian ingin berbagi bagaimana memajukan perempuan dan melindungi perempuan di seluruh dunia melalui tatap muka dengan para ketua organisasi perempuan Indonesia terutama di bawah federasi Kowani.

Dalam pertemuan tersebut disepakati kerjasama Kowani di bidang pemberdayaan perempuan dengan Iran lewat lembaga independen Goharshad.

“Jadi ada realisasi dari Direktur Goharshad, lembaga independen dari Iran yang akan bekerja sama dengan Kowani untuk membuat program-program nyata dalam meningkatkan pemberdayaan perempuan, baik di bidang pendidikan maupun ekonomi,” lanjut Giwo.

Usai pertemuan, akan ada kesepakatan bersama untuk merealisasikan program-program nyata yang dilakukan Indonesia melalui Kowani dalam meningkatkan pemberdayaan perempuan, yang bisa dilakukan di Indonesia maupun di Iran. Seperti ada pertukaran pelajar, dan pertukaran program-program. “Kita juga menyampaikan best practices yang dilakukan oleh perempuan Iran, di mana kita dapat mengambil yang baik-baik untuk dilakukan di Indonesia,” kata Jamileh pada kesempatan yang sama.

Iran juga mengusulkan agar Indonesia melalui Kowani dapat melaksanakan Kongres Kedua Perempuan Berpengaruh (Second Congress for influential Women) yang sebelumnya sudah dilakukan di Teheran, Iran.

Dalam kesempatan tersebut Ibu Negara Iran juga mengisahkan sedikit tentang sejarah didirikannya lembaga Goharshad, yang terinspirasi dari nama permaisuri yang pernah memimpin Iran di masa lampau.

“Goharshad adalah nama permaisuri yang hidup 800 tahun yang lalu. Mertua laki-laki beliau sangat berpengaruh memiliki banyak pengikut, dan dipercaya mencetuskan lahirnya Syiah, salah satu kepercayaan yang pada saat itu menimbulkan keributan antar sesama pemeluk agama Islam yang lainnya,” jelasnya.

Jamileh melanjutkan, meskipun pada saat kepemimpinan Goharshad terjadi banyak pergolakan, tetapi dia ingin supaya kejadian-kejadian yang mengikuti mertuanya tidak terjadi lagi. Goharshad adalah contoh perempuan yang memiliki karakter, kecerdasan, dan kasih sayang yang sangat tinggi. Dia berhasil mempersatukan peperangan dan perbedaan, sehingga mereka tidak lagi membunuh satu sama lain.

Lembaga Goharshad sendiri tiap tahun menyelenggarakan Goharshad Award, yakni ajang pemberian penghargaan kepada masyarakat Iran yang berprestasi. Pemberian penghargaan Goharshad yang akan berlangsung dalam waktu dekat yakni kepada para sutradara dan pembuat film yang bertema tentang perempuan.

Selama ini, Jamileh merasa bahwa perempuan di dunia selalu memiliki problematika rumah tangga, spiritualitas, dan biasanya film-film hanya menampilkan adegan-adegan tidak mendidik yang hanya mengeksploitasi perempuan untuk menarik simpati penonton.

“Kalau hanya mengeksploitasi perempuan dan bertengkar dengan laki-laki atau perempuan lain, maka tidak akan ada hasilnya, kita tidak akan mendapatkan apapun,” ujarnya.

Nantinya, akan ada pertukaran informasi dan teknologi bersama perguruan tinggi serta pertukaran pelajar dan kerja sama lain antara Kowani dan Goharshad di bidang pendidikan.

“Saya memohon kepada Kowani dengan berbagai lembaga dan organisasi untuk saling mengulurkan tangan dan bekerja sama, mari sama-sama memperjuangkan hak kita, utamanya di bidang pendidikan, dan pendidikan yang baik itu berasal dari lingkungan paling kecil yakni keluarga,” ujarnya.

Menurutnya, perempuan yang baik berasal dari keluarga baik, dan akan menjadi ibu yang baik pula, karena seorang perempuan memiliki tugas besar yakni menjadi pendidik dan sekolah pertama bagi anak-anaknya.

https://menara62.com/ibu-negara-iran-kunjungi-kowani…/

Halal Bi Halal Kowani, Idul Fitri 1444 H / 2023 M

Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Fitri 1444 H / 2023 M, Kongres Wanita Indonesia (Kowani) menyelenggarakan Kegiatan Halal Bi Halal bersama DP, Pengurus dan organisasi Anggota serta Mitra secara hybrid, dari Ruang Malahayati Kowani, Kamis, 11 Mei 2023.

Pada acara Halal Bi Halal Kowani tersebut diisi Mau’idhoh Hasanah: “Mengaplikasikan Nilai-nilai Silaturahim paska Idul Fitri untuk menguatkan Persaudaraan Sebangsa dan Setanah Air” yang dilanjutkan pembacaan doa oleh DR. (HC) Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Agama RI tahun 2014-2019.

Acara yang mengangkat tema “Menggali Nilai-Nilai Silaturahmi Idul Fitri untuk Menguatkan Persaudaraan Sebangsa dan Setanah Air” tersebut diawali dengan laporan Ketua Panitia Pelaksana oleh Dra. Hj. Siti Maryam Thohary, M.Pd selaku Ketua Bidang Agama Kowani dan sambutan Ketua Umum Kowani Dr. Ir. Giwo Rubianto Wiyogo, M.Pd.

Related: linksys re6700 won’t reset, chuck collins real name, messina, italy birth records, countryside apartments application, dan word crossword solver telegraph, colours that go with cashmere kitchen, youngstown state football recruiting, brookvale union ginger beer nutritional information, katelynn sand obituary rockford, il, william anderson death, donna stroud nc court of appeals, west memphis crime, cough medicine safe for liver disease, lotus sign on ketu mount, johnson funeral home aynor sc obituaries,Related: senator armstrong soundboard, blackberry mountain homes, 6 waves of globalization, olde towne east, columbus is it safe, galapagos islands overwater bungalow with slide, vincennes community school corporation transportation, klaus mikaelson son fanfiction, international registered nurse sponsorship program, fantasy names starting with a, how to get your first period in 5 minutes, why did tilly leave discovery, sakaya kitchen brussel sprout recipe, frank marshall related to penny marshall, roadwire distinctive industries, chance hurstfield leaving a million little things,Related: describe your experience working with the public, michael polish brother missing, lucas lagoons mild to wild pool cost, bayside shooting today, cary justin tubb cause of death, penelope scott pronouns, twyla tharp son, jesse huot, george cash boykin net worth, dangerous animals in el paso, texas, timthetatman soundboard, does health partners drug test employees, irs reference number 1242, consumer council spam calls, work, power and energy worksheet with solutions, how to update fivem server artifacts,Related: shipt deactivation policy, va community care billing, justin warner rapid city sd restaurants, greek gods associated with moths, cook county traffic ticket payment, amprolium dosage for chickens, random car generator forza horizon 5, tennessee barrel racing association, joshua andrews obituary, jobs hiring in gillette, wy, steve morrison wmmr salary, home bargains portlethen, the phil donahue show archives, withington hospital appointments, tatango short code directory,Related: whatever happened to michelle knight, adam wainwright son, caleb, brands like the named collective, shelbyville, il police reports 2021, radio 3 continuity announcers, $60k a year jobs no experience near berlin, how old was caroline ingalls when she had grace, 1960 topps baseball cards for sale, loud boom in oxnard today, biala droga rabbit location, greenberg traurig billable hours, xenon therapy texas, homicide caught on video 2020, michael randall hood cause of death, 16667660fe5300a03a windsor and maidenhead council housing,Related: shooting in dealey plaza, my child touches me inappropriately, que significa el nombre de saulo, jackson county rodeo 2022, class of 2024 basketball rankings wisconsin, dundalk maryland crime news, ruth’s chris voodoo shrimp recipe, former koaa news anchors, alabama power bill matrix payment center, can a notary accept an expired id in michigan, basenji puppies for sale houston, how do i contact tj maxx corporate, sherri shepherd husband died, jacob kent wilson obituary, sharp vs scripps,Related: balanced budget amendment cons, chapel of the forgotten one skyrim, how to open baking powder container, why is there so much crime in detroit, international 4300 no power to ac compressor, 1998 roadtrek 200 versatile specs, how to put a worm on a treble hook, jackie taylor 90210 actress, paul szapary net worth, pizza dough recipe with crisco shortening, gloria williams demetress bell mother, how much does a burlesque dancer make a night, summer creek high school staff, draftkings las vegas office address, find the length of the curve calculator,Related: he said she said car accident no police report, mexican chili lime sauce, new moon in capricorn 2022 manifestation, dependability in qualitative research pdf, luke garrett baseball player, the krays double r club, 4 days and 3 nights for $199 promotion 2021, glasgow dog trainer allegations, dukes and bell salary, richmond county water department, what is a deliberate continuous sequential and progressive process, how to wash spanx faux leather leggings, basenji for sale uk gumtree, what kind of cancer did mark hurd have, laboratorios de maquillaje en estados unidos,Related: raw sugar shampoo lawsuit, bars on the strip knoxville, tn, suwannee county jail warrants, www paramountplus com xfinity, is john anglin still alive, castilian spanish duolingo, how many hunting licenses sold in texas in 2020, what happened to cameron on dr phil, fidelity credit card login, seattle prep athletics, man found dead in durham today, hybrid homeschool jacksonville fl, is doki doki literature club banned on twitch, chester, illinois news, is hellmans mayo made in china,Related: embattled ending explained, chenal country club membership cost, can you return banana republic factory to banana republic, why did david o’hara leave the district, millerton news police blotter, adobo nation hosts, chat operator jobs no experience, rudy sarzo house, engraved champagne bottle engagement, disadvantages of tandem landing gear, dark feminine energy affirmations, clearfield county deed search, suikoden 6: the forgotten star, haskins apartments jerome az, ,Related: accident in northampton township, urology associates wausau, can i sell my axs tickets on ticketmaster, jackson high school wrestling roster, list of british female boxers, poplar, montana obituaries, zjavenie panny marie v lurdoch, stagecoach trails at santa fe ranch property owners association, fly 7 electric scooter parts, korie robertson mother of the bride dress, fedex customs clearance contact, floating cabins in tennessee, why was matt ocre sent home, murray county 411 mugshots, land rover for sale spain,Related: boston whaler interior kit, lmu bowling coach fired, jacob matthew morgan released, scorpio woman pulling away, aasa national conference 2023, alice nutter descendants, chatdeal support bundle, why is patching taking so long steam, female book characters that wear normal clothes, who benefits from communism, svedka vodka soda nutrition facts, d3 women’s hockey commits, where are caitlin and leah from, how to change shiny odds in pixelmon, does family dollar sell milk,

Ikuti Sidang di Markas PBB, Indonesia Sampaikan soal Praktik Baik dalam Kesetaraan Gender

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Jajaran Kongres Wanita Indonesia (Kowani) menghadiri sidang Commision on the Status of Women (CSW) ke 67 di Markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dari 6 hingga 17 Maret 2023 di New York, Amerika Serikat.

Diketahui, ini adalah kesekian kalinya Kowani mendapat kesempatan kembali untuk menyelenggarakan langsung side event CSW67 yang baru saja diselenggarakan pada hari Rabu, (9/3/2023) yang juga bertepatan dengan hari International Women’s Day, yang juga masuk dalam acara pada agenda pagi hari di markas PBB.

Pada kegiatan side event ini, kolaborasi dilakukan antara Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlidungan Anak (KemenPPPA) dan Kowani.

Sidang tersebut dihadiri oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Bintang Puspayoga, Wakil Tetap Indonesia untuk PBB, Arrmanatha Nasir serta 81 orang dari negara di dunia.

“Sejumlah pengalaman dan praktik baik dalam mengatasi persoalan kesetaraan gender dipaparkan dalam sesi tingkat menteri,” ujar Menteri PPPA Bintang Puspayoga dalam keterangannya, Kamis (9/3/2023).

Bintang juga menyampaikan bahwa Indonesia tengah berupaya mencapai kesetaraan gender melalui teknologi digital dan mempromosikan pendidikan.

Praktik baik yang disampaikan di antraranya Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA).

Sebagai informasi, DRPPA merupakan desa yang mengintegrasikan perspektif gender dan hak anak ke dalam tata kelola penyelenggaraan pemerintahan desa, pembangunan desa, serta pembinaan dan pemberdayaan masyarakat desa, yang dilakukan secara terencana, menyeluruh, berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Umum Kowani Giwo Rubianto Wiyogo mengatakan pihaknya mewadahi 102 anggota organisasi perempuan dengan 90 juta anggota perempuan di seluruh Indonesia yang juga merupakan anggota tetap di PBB.

“Kami diberikan “special consultative status” pada UN ECOSOC sejak 1998 dengan wajib berpartisipasi dalam sidang PBB setiap tahunnya untuk berjuang demi kemajuan para perempuan, bukan hanya di Indonesia saja tetapi perempuan di seluruh dunia,” kata Giwo.

Kowani, dikatakan Giwo, memimpin rombongan sebanyak 32 pimpinan organisasi organisasi wanita di seluruh Indonesia dalam acara CSW67 di markas besar PBB.

Dalam sidang tahunan itu, hadir juga jajaran Kowani di antaranya Ketua Koordinator Bidang Hubungan Luar Negeri Hadriani Uli Tiur Ida Silalahi, Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Tantri Dyah Kiranadewi.

Giwo menyampaikan resolusi dan inisiatif, khususnya organisasi sosial kemasyarakatan dan organisasi perempuan dalam melanjutkan programnya masing-masing untuk perempuan, dengan meningkatkan keterampilan dasar perempuan Indonesia.

“Seperti kemampuan literasi komputer dan digital terutama pada kurikulum sekolah dan bagaimana cara menggunakan strategi bisnis online dan digital untuk pemberdayaan ekonomi yang kini menjadi platform bisnis dan ekonomi pada umumnya,” kata dia.

Giwo mengatakan bahwa acara ini merupakan platform untuk belajar dan berbagi wawasan, praktik baik, dan gagasan yang dapat lebih mendukung peran dan partisipasi perempuan, dimulai dari langkah kecil yang mampu berubah menjadi lompatan besar untuk pemberdayaan perempuan di seluruh dunia.

Giwo juga menyampaikan bahwa dalam meningkatkan pemberdayaan perempuan di bidang ekonomi, pihaknya telah menyelenggarakan Kowani fair sejak 1999 untuk memberikan fasilitasi, mediasi serta mengantarkan UMKM perempuan untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas produknya dalam menjalankan perekonomian masyarakat agar dapat memberikan sumbangsih yang nyata dalam menggerakkan perekonomian bangsa.

“Pada saat pandemic Covid-19, Kowani tetap menyelenggarakan kowani fair secara online atau melalui zoom dengan memberikan pelatihan cara berjualan di marketplace mulai dari membuat photo produk sampai bisa berjualan didalam market place,” pungkasnya.

https://m.tribunnews.com/…/ikuti-sidang-di-markas-pbb…

Sosialisasi Ibu Bangsa Berwakaf Ke-2

Kongres Wanita Indonesia (Kowani) kembali menyelenggarakan Sosialisasi Ibu Bangsa Berwakaf Ke-2 dengan tema: “Dana Abadi Untuk Pemberdayaan Ekonomi Perempuan” secara online, Kamis, 16 Maret 2023.

Acara yang dibuka oleh Plt.Ketua Umum Kowani Prof. Dr. Masyithoh Chusnan, M.Ag selaku Ketua Kowani sekaligus Ketua Panitia tersebut diisi oleh 2 orang narasumber yaitu: Bapak Roy Renwarin, CWP, CWS., Strategic Development Director Yayasan Edukasi Wakaf Indonesia (YEWI) dan Bapak Habibullah, LC, SE, M.Si Head Shariah Advisory and Governance, PT. Bank Permata TBK.

Kowani Peduli ART Korban Penganiayaan

Jakarta – Ketum Kowani Giwo Rubianto Wiyogo memberikan santunan kepada ART Siti Khotimah yang menjadi korban penganiayaan majikannya di RS Polri, Jakarta.

Giwo diterima oleh orangtua Siti Khotimah di RS Polri, Jakarta, Selasa (31/12023).

Kedatangan Giwo untuk memberikan santunan dan bantuan pendampingan kepada Siti Khotimah yang kini dirawat di RS Polri, Jakarta.

Giwo datang dengan didamping beberapa pengurus Kongres Wanita Indonesia (Kowani).

Baca artikel detiknews, “Kowani Peduli ART Korban Penganiayaan” selengkapnya https://news.detik.com/…/kowani-peduli-art-korban….

Ketua Umum Kowani Serahkan Bantuan kepada Korban Gempa Cianjur di Desa Ciputri

CIANJUR (Pos Sore) — Kongres Wanita Indonesia (Kowani), Rabu 23 November 2022, menyerahkan bantuan kepada warga korban terdampak gempa Cianjur di Desa Ciputri, Kecamatan Lebak, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Bantuan diserahkan oleh Ketua Umum Kowani Dr. Ir. Giwo Rubianto M.pd, yang diterima oleh Kepala Desa Nia Noviani Herfiani.

“Kowani menyampaikan rasa duka mendalam atas banyaknya korban, terutama korban perempuan dan anak akibat bencana gempa bumi yang terjadi,” kata Giwo.

Sebagaimana diketahui, gempa terjadi pada Senin 21 November 2022 pada pukul 13:21 WIB. Gempa berpusat di 10 km arah barat daya dari Kabupaten Cianjur, Jawa Barat dengan kedalaman gempa 10 km.

Akibat musibah ini mengakibatkan 151 orang ‘hilang’, 268 orang meninggal dan 1.083 orang yang terluka, menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada selasa sore, 22 November 2022. BNPB juga mencatat ada 58.362 orang yang mengungsi di berbagai wilayah di Kabupaten Cianjur dan sekitarnya.

Kowani tergerak untuk meninjau dan memberikan bantuan langsung berupa makanan siap saji, obat-obatan, selimut, popok bayi, beras, mie instan, handuk kecil, vitamin C untuk korban gempa.

Dalam kunjungannya ke tenda pengungsian korban bencana, Giwo memberikan perhatian khusus pada perempuan dan anak-anak agar tetap mendapatkan perlindungan pada saat bencana.

“Karena yang menghawatirkan, saat situasi bencana, para korban disatukan dalam satu tenda penampungan, baik laki-laki maupun perempuan serta anak,” tuturnya.

Harapannya, perlu ada pemisahan antara tenda perempuan dan anak, dengan tenda laki-laki.

Dalam kunjungan tersebut, Giwo didampingi Kepala Desa Ciputri, memberikan secara langsung selimut, makanan, dan kebutuhan lainnya. Kepada para korban, Giwo meminta bersabar dalam menghadapi musibah ini.

“Ini bantuan dari Kowani, mohon diterima. Semoga sehat-sehat selalu ya,” kata Giwo seraya menjelaskan Kowani adalah organisasi federasi perempuan tertua dan terbesar di Indonesia. Hari Ibu yang biasa diperingati setiap 22 Desember adalah hari kelahiran Kowani.

Anggota Kowani sendiri terdiri dari 102 organisasi dan 90 juta anggota perempuan di seluruh Indonesia. Kowani juga bagian dari Internasional Council of Women (ICW).

Kowani juga sangat berharap agar pendidikan anak jangan sampai terputus meski pada situasi bencana. Karena bagaimanapun, pendidikan itu penting dan utama untuk dapat terus berkembang menyesuaikan segala kebutuhan zaman.

Terlebih Kowani sebagai Ibu Bangsa juga diamanahkan untuk mempersiapkan dan mendidik generasi penerus bangsa.

Karena itu, Giwo meminta kepada pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) agar dapat mengambil langkah strategis untuk membantu kelangsungan pendidikan di lokasi bencana.

Menurut Giwo, uoaya tersebut bisa dilaksanakan dengan mendatangkan para guru ke tenda-tenda penampungan agar proses pendidikan dapat terus berlanjut. Penyembuhan trauma bagi korban bencana juga patut untuk mendapatkan perhatian.

“Saya ingin mengajak para organisasi masyarakat utk semua bergerak n membantu para korban gempa di cianjur,” ujar Ketua Umum Kowani Dr. Ir. Giwo Rubianto Wiyogo M.pd.

Kepala Desa Ciputri Nia Novianti Hertini SAP menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Kowani. Bantuan ini sangat berarti bagi para korban bencana, termasuk dirinya yang juga terdampak bencana.

“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih banyak, atas bantuan Kowani. Pastinya ini sangat bermanfaat bagi masyarakat saya,” katanya.

“Saya sendiri tentu tidak bisa menggapai semuanya, melalui tangan-tangan ibu yang berbaik hati ini bantuan pun tersalurkan kepada kami,” lanjutnya.

Warga Desa Ciputri sendiri berjumlah sekitar 12109 jiwa yang terdata di 4190 Kartu Keluarga. Akibat gempa, hampir 90 persen rumah warganya mengalami rusak parah sehingga tidak bisa ditempati.

Hampir semua warganya berada di tenda-tenda pengungsian. Fasilitas-fasilitas publik juga terganggu seperti perkantoran pemerintahan, sekolah, dan masjid.

Ia berharap bantuan dari pemerintah kabupaten juga mengalir mengingat warganya sangat membutuhkan makanan. Tidak punya pekerjaan, tabungan juga mulai habis, dan warung-warung sudah tidak ada persediaan.

“Jadi yang paling bahan pokok itu sandang, pangan, papan, masih belum terpenuhi semuanya. Semoga ke depannya semakin membaik bantuannya kepada masyarakat saya,” katanya yang dalam kesempatan itu juga mendampingi Ketua Umum Kowani meninjau posko kesehatan.

Sementara itu, Letda Inf Wetrianto Yonif 315/Garuda yang ditugaskan menangani Desa Ciputri menyampaikan wilayah terparah ada di RW 03. Hampir semua bangunan mengalami kerusakan parah.

“Sementara di RW 05 kerusakan bangunan tidak terlalu parah. Meski demikian, masyarakat mengungsi di tenda-tenda pengungsian,” katanya.

Saat ini yang dibutuhkan dari warga bencana alam Desa Ciputri dan sekitarnya berupa makanan siap saji, susu bayi dan balita, popok bayi dan balita, air mineral, tenda lapangan, dapur lapangan, alat bantu penerangan, selimut dan tikar, serta obat-obatan.

Link: https://possore.id/ketua-umum-kowani-serahkan-bantuan…/

Post Summit Women20 di Bali Indonesia Berharap Presidensi India Lanjutkan Isu Pemberdayaan Perempuan dan Kesetaraan Gender

W20 Presidensi Indonesia juga berharap empat isu utama terkait pemberdayaan perempuan yang telah ditetapkan selama presidensi Indonesia, dapat dilanjutkan pada W20 Presidensi India di tahun depan. Isu-isu tersebut meliputi menolak diskriminasi dan mendorong kesetaraan gender, UMKM yang dimiliki dan dipimpin oleh perempuan, respon kesehatan yang mengutamakan kesetaraan gender, serta perempuan pedesaan dan perempuan penyandang disabilitas.

Nusa Dua, 14 November 2022. Post Summit Women20 (W20) baru saja berlangsung, 13-14 November 2022, di Nusa Dua, Bali. Pertemuan terakhir di Indonesia ini sekaligus menandai berakhirnya tongkat kepemimpinan W20 Indonesia pada tahun ini, sesuai dengan berakhirnya Kepresidenan Indonesia di forum G20. India yang akan memimpin G20 di tahun 2023 juga akan memimpin W20 di sepanjang tahun depan. 

Dalam sambutannya, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Bintang Puspayoga, menyampaikan bahkan melalui Post Summit ini, W20 Presidensi Indonesia juga berharap empat isu utama terkait pemberdayaan perempuan yang telah ditetapkan selama presidensi Indonesia, dapat dilanjutkan pada W20 Presidensi India di tahun depan. Isu-isu tersebut meliputi:

  1. Menolak diskriminasi dan mendorong kesetaraan gender. 
  2. UMKM yang dimiliki dan dipimpin oleh perempuan. 
  3. Respon kesehatan yang mengutamakan kesetaraan gender. 
  4. Perempuan pedesaan dan perempuan penyandang disabilitas.

Bintang Puspayoga menambahkan, pada isu pertama dan kedua, hal yang ditekankan adalah bagaimana mempromosikan kesetaraan, keamanan, dan kesejahteraan dengan menghapus kebijakan diskriminasi. Selain itu, dijabarkan pula bagaimana mencapai inklusi ekonomi melalui dukungan terhadap UMKM yang dimiliki dan dikelola oleh perempuan. Dibahas pula pentingnya merangkul interseksionalitas untuk mempercepat kemajuan pemberdayaan perempuan.

Sementara itu, pada isu ketiga dan keempat, W20 Indonesia lebih menekankan kepada respon kesehatan kaum marginal perempuan, khususnya mereka yang berada di daerah pedesaan dan penyadang disabilitas. Pada isu ini digambarkan bagaimana tantangan global terkait pandemi Covid-19 berdampak secara tidak proporsional terhadap perempuan. Pandemi sangat berdampak terhadap kesehatan ibu, keluarga, bahkan terhadap pelayanan bagi perempuan korban kekerasan berbasis gender. Lebih jauh, W20 ingin menyoroti respon terhadap kesehatan khususnya yang berkeadilan gender. 

Chair W20 Indonesia, Hadriani Uli Silalahi, menyampaikan bahwa untuk benar-benar mencapai kesetaraan gender, W20 perlu menekankan pentingnya akuntabilitas. Untuk itu, fokus G20 terhadap kesetaraan gender perlu untuk terus dipantau dan dievaluasi secara berkala. W20 Indonesia pun secara konsisten terus menyerukan kepada pemimpin G20 untuk mengeluarkan deklarasi yang berfokus terhadap pentingnya kesetaraan gender.

Uli juga menyampaikan, pada pertemuan terakhir W20 ini, Indonesia juga memastikan terlaksananya empat agenda utama, yaitu:

  1. Mendelegasikan peran W20 kepada masyarakat luas agar dapat berkontribusi pada lingkungan sekitarnya. 
  2. Memastikan Komunike W20 disampaikan dengan baik kepada pemimpin G20. 
  3. Mensosialisasikan rekomendasi W20 kepada pemimpin G20, sherpa, organisasi wanita, akademisi, pemangku kepentingan, dan publik sebagai fokus utama pada pemberdayaan perempuan. 
  4. Pelaporan dan proses serah terima dari komite W20 Indonesia kepada delegasi W20 India. 

“W20 menjadi working group dan engagement group pertama dari G20 presidensi Indonesia yang telah menyelesaikan post summit dengan hasil yang baik. Pencapaian ini sekaligus menunjukkan W20 presidensi Indonesia sebagai working group maupun engagement group terbaik dan terlengkap dalam menghasilkan komunike dan menyelesaikan seluruh rangkaian pertemuan sejak dimulai pada Desember 2021 yang lalu”, jelas Uli lebih jauh.

Dalam kesimpulan hasil post summit, Co-Chair W20 Indonesia, Dian Siswarini, menyampaikan, “Karena W20 Indonesia telah secara resmi menyerahkan Komunike W20 pada bulan Juli, saya berharap acara Post Summit ini akan terus memperkuat rekomendasi kami, sehingga permintaan kami akan didengar oleh para pemimpin dunia dan menjadi bagian dari diskusi KTT G20 mendatang.”

Komunike W20 Indonesia sendiri berisi rekomendasi kepada para pemimpin G20 untuk memastikan bahwa kepentingan perempuan serta anak perempuan menjadi bagian signifikan dari kepresidenan G20 Indonesia. Secara langsung, W20 Indonesia mendorong pemerintah untuk:

  1. Menindaklanjuti komitmen dalam mengimplementasikan roadmap G20 menuju dan melampaui Brisbane Goals.
  2. Membuat jaringan data gender G20 dan dasbor yang berisi hasil dari W20.
  3. Mengembangkan serta meningkatkan Strategi Nasional Gender Ekuitas dan Kesetaraan (NSGEE).

Dalam rangkaian post summit ini, terdapat 6 pembicara yang merupakan para delegasi W20 2022 yang berasal dari Indonesia, India, Italia, Rusia, Turki, dan Amerika Serikat. Masing-masing delegasi menjelaskan tentang 5 isu prioritas W20 yang dibahas dalam Komunike, yakni: non-discrimination and equality, women-owned and led MSMEs, gender equitable health responserural women, dan women with disabilities.

Pertemuan di Bali ini juga membahas sejumlah tema dengan menghadirkan pembicara dari Indonesia dan luar negeri. Ada Deputi Plt. Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Indra Gunawan yang membawakan materi mengenai diskriminasi, UMKM perempuan, dan perempuan di pedesaan. CEO AirAsia Indonesia, Veranita Yosephine, membahas kepemimpinan perempuan serta peran sektor swasta dalam memberantas bias gender. Selanjutnya ada Kepala Sekretariat WeFi, Wendy Teleki, yang membahas mengenai keuangan serta inklusi ekonomi. Staf Khusus Bidang Fiskal dan Makroekonomi, Kementerian Keuangan Indonesia, Masyita Crystallin, membahas mengenai inklusi ekonomi dalam intervensi wilayah perempuan. 

Kemudian dilanjutkan dengan Staf Khusus Presiden RI, Angkie Yudistia, yang berbagi mengenai bagaimana mempekerjakan dan mempertahankan perempuan penyandang disabilitas di sektor publik. Selanjutnya, Forum Parlemen Eropa, Neil Datta, membahas kesehatan perempuan pedesaan dan kesehatan reproduksi seksual. Kemudian ada Walikota Kabupaten Garut, Rudy Gunawan, yang berbicara mengenai pemberdayaan ekonomi perempuan pedesaan melalui ekonomi kreatif. Setelah itu, ada Direktur Eksekutif Kebijakan Publik Global Organon, Noha Salem, yang fokus membahas bagaimana berinvestasi dalam penelitian dan teknologi medis untuk wanita dan anak perempuan. Terakhir dari Pusat Manajemen Kesehatan dari Vlerick Business School, Prof Dr Walter Van Dyck, yang meluncurkan hasil penelitiannya terkait pentingnya kebijakan terkait keluarga berencana.

Total tidak kurang dari 500 peserta yang merupakan delegasi dari sembilan negara turut hadir secara langsung pada W20 Post Summit di Bali ini. Mereka datang dari Argentina, Australia, Prancis, Jerman, India, Indonesia, Italia, Jepang, Korea, Rusia, Afrika Selatan, Turki, Inggris, Amerika Serikan, Uni Eropa hingga Portugal. Menurut Dian, kehadiran dan antusiasme dari peserta luar negeri tersebut memperlihatkan bahwa upaya yang dilakukan W20 Presidensi Indonesia selama kurang lebih 11 bulan terakhir mendapatkan perhatian dari seluruh negara anggota G20.

Sepanjang kepresidenan Indonesia, W20 telah menggelar lima pertemuan dan aneka kegiatan yang menyertainya di lokasi yang berbeda. Lokasi-lokasi terpilih tersebut merupakan tujuan utama wisata Indonesia, dengan harapan pertemuan W20 akan bisa ikut mengangkat potensi wisata setiap lokasi. Pertemuan pertama berlangsung di Likupang Sulawesi Utara. Batu, Jawa Timur, dan Banjarmasin, Kalimantan Selatan sebagai lokasi pertemuan kedua dan ketiga. Lalu berlanjut ke Manokwari, Papua Barat. Kemudian, sebelum post summit di Bali, KTT W20 Indonesia sempat berlangsung di Danau Toba, Sumatera Utara.

Tentang WOMEN20

Women20 (W20), merupakanEngagement GroupG20 yang membentuk jaringan pemberdayaan perempuan untuk mendorong pengadopsian komitmen G20 dalam isu perempuan. Tujuan utamaW20adalah untuk mempromosikan pemberdayaan ekonomi perempuan sebagai bagian integral dari proses G20. Keanekaragaman dan partisipasi penuh sangat penting untuk mendorong ekonomi dan masyarakat yang tangguh, berkelanjutan dan layak, sedangkan sistem homogen menanggung risiko dan ketidakpastian. Pemberdayaan ekonomi perempuan dengan demikian sangat mendasar bagi dunia yang makmur dan penting untuk pertumbuhan ekonomi, ekonomi yang stabil dan pembangunan sosial.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:

Tri Wahyuningsih

W20Communications Team

Telp : +62817113369

Email :TriWahyu@XL.co.id

Tragedi Kanjuruhan, Kowani Sampaikan Rasa Duka Mendalam

JAKARTA (Pos Sore) — Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) menyatakan rasa keprihatinan yang teramat mendalam atas

tragedi pertandingan sepakbola di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Sebagaimana diketahui, tragedi yang amat memilukan itu memakan korban jiwa lebih dari 100 supporter bola Arema. Tidak sedikit para korban adalah anak-anak dan perempuan.

“Kami turut prihatin dan menyampaikan rasa duka yang sangat mendalam terhadap korban tragedi yang menimpa sebagian penonton sepak bola tersebut, terutama korban perempuan dan anak-anak,” kata Ketua Umum Kowani Dr. Ir. Giwo Rubianto Wiyogo, M.Pd, Senin 3 Oktober 2022.

Kongres Wanita Indonesia atau Kowani adalah organisasi federasi perempuan tertua dan terbesar di Indonesia dengan anggota sebanyak 102 organisasi perempuan. Kowani juga bagian dari Internasional Council of Women (ICW).

“Kowani juga menyampaikan rasa duka cita mendalam atas tragedi pertandingan sepakbola yang memilukan tersebut,” lanjut Giwo

Dalam tragedi tersebut, Kowani berpendapat, bukan pada tempatnya lagi saling menyalahkan antar satu pihak dengan pihak lain.

Apalagi jika sikap saling menyalahkan tersebut memiliki potensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

“Jangan memprovokasi, jangan pula mudah terprovokasi. Beri kesempatan aparat untuk melakukan proses penyelidikan hingga tuntas,” tegas Giwo.

Sebagai Ibu Bangsa, Kowani, diakui Giwo mempunyai tanggung jawab moral untuk melindungi anak-anak dari kegiatan yang berisiko dan berpotensi membahayakan jiwa.

Termasuk dalam hal ini, mendatangi kerumunan massa dalam jumlah yang sangat besar seperti menonton pertandingan bola di lapangan.

Menurut Giwo, hendaknya risiko-risiko tersebut sudah dimitigasi oleh para perempuan dengan tujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada anak-anak.

“Fanatik terhadap bola tidak salah, tetapi membawa anak-anak menonton dalam kerumunan massa yang besar tentu juga berisiko sehingga sebaiknya dihindari,” ujarnya.

Kowani juga mengimbau kepada para pihak yang terkait dengan penyelenggaraan kompetisi persepakbolaan, untuk mengevaluasi kembali kegiatan-kegiatan yang melibatkan kerumunan massa dalam jumlah yang sangat besar.

“Prosedur dan protokol keamanan harus dipastikan berjalan dengan baik dan sempurna, sebelum memutuskan menggelar pertandingan akbar,” tegasnya.

Kepada Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kowani juga mengimbau untuk terus mengedukasi masyarakat agar kejadian tragis ini tidak terulang lagi.

Sebagaimana diberitakan, Tragedi Stadion Kanjuruhan 2022 adalah tragedi kerusuhan dan insiden saling injak yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada 1 Oktober 2022.

Kerusuhan ini “bagian” dari rivalitas lokal Derbi Jawa Timur yang mempertemukan Arema FC dengan Persebaya Surabaya. Ketika tuan rumah kalah, para supporter Arena Malang tidak terima, lalu terjadilah insiden yang tidak diharapkan ini.

LINK: https://possore.com/tragedi-kanjuruhan-kowani-sampaikan-rasa-duka-mendalam/

BACA JUGA: https://wartakota.tribunnews.com/2022/10/03/ketua-umum-kowani-giwo-rubianto-bicara-soal-tragedi-kanjuruhan-berharap-tak-terulang-lagi

https://suarakarya.co.id/kowani-sampaikan-duka-cita-mendalam-korban-tragedi-kanjuruhan/44021/

https://mediaindonesia.com/sepak-bola/527314/tragedi-kanjuruhan-kowani-minta-stakeholder-sepak-bola-indonesia-lakukan-evaluasi

https://republika.co.id/berita/rj77jo438/kowani-berduka-dan-prihatin-perempuan-dan-anak-anak-turut-jadi-korban-tragedi-kanjuruhan

Pada Musyawarah Kerja 2022 Kowani, Giwo Ingatkan Kembali Peran Strategis Perempuan sebagai Ibu Bangsa

JAKARTA, MENARA62.COM – Kongres Wanita Indonesia (Kowani) menggelar Musyawarah Kerja (Muker) 2022 dengan tema “Melalui Musyawarah Kerja Tahun 2022, Kowani Mengoptimalkan Perannya sebagai Ibu Bangsa untuk Indonesia Maju dan Tangguh”, pada Rabu (27/7/2022). Kegiatan yang berlangsung di Rumah Perjuangan Kowani tersebut dibuka resmi oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Puspayoga. Hadir seluruh pengurus DPP Kowani, Ketua-Ketua Yayasan Kowani, GOW, BKOW dan perwakilan organisasi anggota.

Dalam sambutan pengantarnya, Ketua Umum Kowani Dr Ir Giwo Rubianto Wiyogo menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada perwakilan organisasi wanita yang hadir dalam Muker 2022. “Organisasi wanita di bawah federasi Kowani merupakan asset paling berharga Kowani. Mereka merupakan kekuatan yang nyata yang dimiliki Kowani,” kata Giwo.

Hingga kini sudah 97 organisasi wanita yang bergabung di bawah federasi Kowani dengan jumlah anggota sekitar 87 juta perempuan. Organisasi yang bergabung ke Kowani memiliki latar belakang yang berbeda-beda tetapi memiliki tujuan yang sama yakni mengangkat harkat, derajat dan martabat kaum perempuan Indonesia sesuai dengan cita-cita para founding mothers Kowani.

Bagi Giwo, sinergi dan koordinasi antar organisasi wanita yang berada di bawah federasi Kowani memiliki peran penting dan sangat strategis dalam operasional atau aktivitas organisasi Kowani. Karena itu, pada Muker yang digelar masa pertengahan kepengurusan DPP Kowani periode 2019-2024 tersebut, ia memohon dukungan dan sinergi dari seluruh organisasi anggota, untuk program yang sedang dan akan dilakukan hingga masa kepemimpinan berakhir.

Lebih lanjut Giwo mengatakan bahwa Kowani mengemban amanah sebagai Ibu Bangsa sejak pelaksanaan Kongres Perempuan Indonesia ke-2 di Yogyakarta tahun 1935. Namun hingga kini Giwo merasa masih memiliki hutang moral baik secara pribadi maupun sebagai ketua umum dalam mengemban amanah sebagai Ibu Bangsa tersebut.

“Ya, karena sampai saat ini perempuan Indonesia masih menghadapi banyak persoalan seperti tingginya angka kematian ibu melahirkan, diskriminasi terhadap perempuan, masih banyaknya kasus eksploitasi dan perdagangan perempuan, masih minimnya akses perempuan pedesaan terhadap pembangunan, tingginya angka stunting dan lainnya,” jelas Giwo.

Karena itu dalam kesempatan tersebut Giwo mengajak seluruh organisasi wanita untuk bangkit dan bersemangat melanjutkan program kerja, meski pandemi Covid-19 belum juga berakhir. Bersinergi dengan pemerintah, organisasi masyarakat, kementerian dan dunia usaha, Kowani akan terus mendukung pemerintah dalam upaya-upaya pemulihan ekonomi pascapandemi. “Data Bank Indonesia menyebutkan angka pertumbuhan ekonomi Indonesia kurun 2020-2021 mencapai titik terendah dalam sejarah. Saatnya kita bangkit bersama,” ajak Giwo.

Menurut Giwo, Muker kali ini mengingatkan dan menyadarkan bahwa mewujudkan Ibu Bangsa bukanlah pilihan tetapi kewajiban yang mulia demi tetap tegaknya negara kesatuan Republik Indonesia. Perempuan sebagai Ibu Bangsa telah menempatkan peran dan posisi wanita berada di depan bahkan menjadi pilar dalam berbagai dimensi yang mana mau tidak mau menuntut perempuan terlibat baik secara langsung atau tidak langsung dalam kehidupan bernegara, bermasyarakat dan menempatkan diri secara tepat dan benar dalam situasi apapun.

Sementara itu, Menteri Bintang Puspayoga dalam sambutannya menyebutkan sebagai federasi organisasi perempuan, Kowani memiliki peran besar dalam memacu pergerakan perempuan Indonesia demi terciptanya kesetaraan gender.

“Kesetaraan gender merupakan syarat terciptanya pembangunan berkelanjutan dan kesejahteran bagi seluruh masyarakat,” kata Menteri Bintang.

Presiden lanjut Bintang telah mengamanahkan 5 isu utama terkait perempuan dan anak hingga 2024 yaitu peningkatan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan, peningkatan peran ibu dalam pendidikan dan pengasuhan anak, penurunan kekerasan terhadap perempuan dan anak, penurunan pekerja anak dan pencegahan perkawinan anak.

Meski berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah, ketidaksetaraan gender yang sudah mengakar kuat sejak lama, yang sifatnya sangat komplek dan mullti sektoral, sangat sulit untuk benar-benar dihapuskan. Dibutuhkan ratusan tahun untuk menutup ketidaksetaraan gender secara global. “Meski demikian, ini bukan sesuatu yang mustahil untuk dicapai,” tegas Menteri Bintang.

Karena itu, Menteri Bintang meminta bantuan Kowani sebagai organisasi perempuan yang besar dan strategis, untuk bersama-sama berjuang mencapai persamaan hak dan kesetaraan gender. “Melalui musyawarah kerja ini saya menitipkan permintaan untuk mendukung lima isu prioritas pemerintah dalam hal perempuan dan anak,” tandas Menteri Bintang.

Bagi Menteri Bintang, perempuan adalah advokat dari perempuan itu sendiri, karena perempuan yang paling tahu masalah dan solusi dari persoalan perempuan.

Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana Muker Heryana Simanjuntak mengatakan Muker yang digelar pada pertengahan kepengurusan DPP Kowani periode 2019-2024 menjadi bagian dari amanah Kongres. Karena itu meski dalam situasi pandemi yang belum berakhir, Kowani tetap melaksanakan Muker untuk mengevaluasi program kerja kepengurusan DPP Kowani sekaligus mengisi jabatan yang kosong dan mengesahkan organisasi anggota Kowani yang baru bergabung. Tercatat ada lima organisasi wanita yang dinilai memenuhi syarat untuk bergabung menjadi anggota Kowani.

Musyawarah Kerja 2022 Kowani tersebut diikuti oleh perwakilan 52 organisasi dari 80 organisasi anggota Kowani yang aktif. Dengan demikian, maka Muker dinilai sah karena sudah mewakili lebih dari 50 + 1 anggota Kowani.

sumber link: https://menara62.com/pada-musyawarah-kerja-2022-kowani…/