Silaturahmi BKOW Sumatera Barat ke Kowani

Jakarta, kowani.or.id — Selasa, 6 Desember 2016, Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) dan GOW beberapa kota di Sumatera Barat mengadakan kunjungan dan tatap muka ke kantor Kowani di Jalan Imam Bonjol No.58 Jakarta.

Ketua BKOW Sumbar, Ny. Nasrida Muslim Kasim, meng­atakan, kedatangan organisasi yang dia pim­pin ini selain untuk bersilaturahmi, mereka ingin tahu lebih jauh tentang Kowani dan ingin bersinergi dalam melaksanakan program-program kerja.

BKOW Sumbar merupakan wadah tempat berkumpulnya orga­nisasi perem­puan di tingkat provinsi. Pendirian organisasi sosial tersebut betujuan untuk mewu­judkan perempuan Sum­bar, berkepribadian mu­lia, maju, mandiri dalam rangka mengisi kemerdekaan, Agar tecapai masyarakat yang adil dan mak­mur berdasarkan UUD 1945.

IMG-20161207-WA0011

IMG-20161207-WA0012

IMG-20161207-WA0014

Dialog Publik “Perempuan Memilih 2017, Dari, Oleh & Untuk Perempuan Jakarta”

Jakarta, kowani.or.id — Ballroom Nyi Ageng Serang, Jalan H.R. Rasuna Said Kav. C.22 Jakata Selatan tempat berlangsungnya Dialog Publik yang bertemakan “Perempuan Memilih 2017, Dari, Oleh & Untuk Perempuan Jakarta” tampak ramai dengan peserta yang berdatangan sejak pagi. Acara yang dilaksanakan dalam rangka peringatan 100 tahun  Adam Malik Center tersebut mengundang lebih dari 500 organisasi/lembaga, termasuk LSM, Kowani, Perwari, Ormas hingga mahasiswa.

Organisasi non-pemerintah The Adam Malik Center menyoroti peraturan daerah (perda) yang bersifat diskriminatif terhadap perempuan serta kecenderungan yang menunjukkan perempuan lebih menjadi objek daripada subjek dalam perumusan kebijakan.

Ketua The Adam Malik Center, Antarini Adam Malik menilai perlakuan diskriminatif melalui kebijakan daerah terjadi karena proses pembuatan peraturan daerah yang cenderung kurang melibatkan pendapat dan masukan dari kaum perempuan.

Kehadiran Anies Baswedan sebagai salah satu Keynote Speech menyedot perhatian para peserta dialog.

Sebelum menyampaikan visi-misinya sebagai Calon Gubernur Jakarta, Anies bercerita proses ia tumbuh di lingkungan perempuan luar biasa, yaitu neneknya yang merupakan anggota Kowani saat itu. Nenek Anies pernah bercerita bahwa sebagai utusan Tegal, ia sempat dilarang untuk menghadiri kongres di Jogja. Kereta api sebagai sarana transportasi ketika itu dilarang oleh Belanda untuk mengantarkan para anggota Kowani. Akhirnya, nenek Anies bersama para perempuan saat itu memilih berbaring di rel kereta depan lokomatif. Aksi tersebut menyebabkan kereta tidak bisa berangkat. Sampai akhirnya diizinkan untuk ikut kongres.

Katumbiri Expo 2016

Ibu Tri Tito Karnavian membuka Katumbiri Expo 2016

Jakarta, kowani.or.id — Ragam karya kreatif dalam bidang industri kecil dan menengah kembali dipamerkan dalam Katumbiri Expo 2016.

Katumbiri Expo merupakan kegiatan pameran yang diselenggarakan setiap tahun sejak tahun 2011, dari tahun ke tahun telah mengalami peningkatan baik dari jumlah kepesertaan, keanekaragaman jenis produk, banyaknya pengunjung maupun omzet penjualan para peserta pameran. Ada sekitar 226 stand ikut berpartisipasi yang terdiri dari produk fashion batik, tenun hingga songket, aksesori, perhiasan, handicraft, dan sebagainya.

Katumbiri Expo merupakan awal rangkaian kegiatan Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-88 tahun 2016 pada 22 Desember 2016. Katumbiri sendiri berarasal dari kosakata yang berarti pelangi’ melambangkan keanekaragaman serta keindahan produk budaya Indonesia yang melalui kearifan lokal dan gagasan kreatif serta dilengkapi kandungan teknologi. Kali  ini mengusung tema’Optimalisasi Peranan Perempuan dalam Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya Menuju Kesetaraan’.

Peran perempuan dimaksudkan untuk mengangkat kesetaraan gender antara perempuan dan laki-laki yang berkiprah di bidang Industri  Kecil dan menengah (IKM) sehingga mampu menjadi barometer atau tolok ukur kemajuan industri kreatif Indonesia. Jenis usaha mikro yang banyak dijumpai terutama di pedesaan dan daerah tertinggal adalah sektor industri rumahan, di mana usaha mikro sebagian besar dilakukan oleh perempuan.

Katumbiri Expo 2016 diselenggarakan atas kerjasama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dengan PT Mistisindo Graha Expotainment sebagai pelaksana,serta didukung Kementerian dan lembaga terkait. Berlangsung mulai tanggal 30 November sampai dengan 4 Desember 2016 di Hall A dan lobby, Jakarta Convention Center.

Selain pameran dagang produk kerajinan dan karya kreatif berbasis lokal budaya Nusantara, pameran juga diisi dengan demo merangkai bunga kering, talkshow pemberdayaan ekonomi perempuan, serta pagelaran musik. Melalui tema tersebut diharapkan mampu mendorong kaum perempuan berwirausaha dan berkontribusi bagi peningkatan kesejahteraan keluarga dan bangsa.

Katumbiri Expo kali ini menampilkan karya-karya anak bangsa dari seluruh pelosok nusantara untuk menunjukkan kepada masyarakat, baik dari dalam maupun luar negeri, terkait hasil kreativitas dan potensi yang telah dikerjakan kaum perempuan di bidang Indonesia menuju kesejahteraan.

Pembukaan pameran ditandai dengan pemukulan gong oleh Ibu Tri Tito Karnavian, serta dihadiri oleh mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan Ibu A. Sulasikin Moerpratomo, tokoh wanita Ibu Try Sutrisno, Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) Ibu Giwo Rubianto Wiyogo, dan sejumlah wanita wiraswasta pengusaha kecil dan mikro.

Dalam sambutannya Ibu Giwo meminta kepada pemerintah agar pengembangan ekonomi kreatif terus diberikan perhatian, dikuatkan dan dikembangkan dengan mempertimbangkan potensi dan budaya lokal yang berkeadilan gender, agar kelak dapat terwujud Indonesia yang maju, bermartabat dan berkeadilan. Peran perempuan juga perlu ditingkatkan terutama dalam sejumlah hal-hal stategis pertama, memperluas akses perempuan untuk mendapatkan akses pengembangan ekonomi kreatif; kedua, penguatan SDM yang kreadibel, kreatif dan berkeadilan gender; ketiga, continous improvement, diberikan wadah dan kesempatan untuk selalu berinovasi, selalu menciptakan ide dan karya terbaik untuk ekonomi kreatif berbasis budaya.

IMG-20161207-WA0007
Panitia Katumbiri Expo 2016

IMG-20161207-WA0008
Para pendukung acara vokal grup dari ps.Dharma Pertiwi Foto bersama Ketua Umum Kowani

IMG-20161207-WA0005
Ibu A. Sulasikin Moerpratomo (kiri) turut hadir

IMG-20161207-WA0006
Para pengurus Kowani

index4-576x1024 index2-576x1024
Produk kerajinan yang dipamerkan